Beranda Advetorial Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 88 Di Sofifi, Tak Dihadiri...

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 88 Di Sofifi, Tak Dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur Dan Sekda Provinsi Malut

305
0
BAGIKAN
Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke 88 di Sofifi

GN-Sofifi-Peringatan Hari sumpah pemuda yang ke 88, di peringati  Pemerintah Provinsi Maluku Utara,  dengan melaksanakan upacara di lapangan Kantor Gubernur Maluku Utara di Desa Gosale Kecamatan Oba Utara, Senin (31/10). Upacara Sumpah Pemuda tahun ini   mengambil  tema “Pemuda Indonesia Menatap Dunia”.

Upacara sumpah pemuda dipimpin oleh staf Ahli Gubernur Umra Langasa,  karena Gubernur Maluku Utara lagi berada di luar daerah.  Upacara ini juga dihadiri  jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan provinsi Maluku Utara, TNI Polri,  Siswa Siswi SMP dan SMA kecamatan Oba Utara,  serta organisasi kepemudaan (OKP) , anggota KNPI Malut.

Sedangkan yang membacakan Putusan Kongres Pemuda adalah pengurus DPD I KNPI Malut, Halik  Moti  sementara  Undang-Undang Dasar tahun  1945 di bacakan oleh Mirna W Beladona.

Pengurus DPD I KNPI Malut
Pengurus DPD I KNPI Malut

Sementara itu staf Ahli yang membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi dalam sambutan tertulis menyampaikan salam hangat kepada tokoh pemuda di seluruh penjuru negeri dan mancanegara beserta keluarga untuk tetap berjuang dan berupaya sekuat tenaga demi kemajuan dan kemakmuran Bangsa Indonesia, dan terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Penghargaan dan hormat kita semua kepada Bung Karno bapak bangsa tokoh pemuda masa itu,” paparnya.

Karo Humas provinsi Maluku Utara, Halik Alkatiri menyampaikan, pemuda di Maluku Utara harus di dorong dan bangkit dalam suasana kepemudaan yang sehat, yang tanggap terhadap tantangan pembangunan kedepan.

“Kongres pemuda itu sebetulnya menjadi sebuah pacaran energi besar, untuk bagaimana pemuda ini menjadi solusi dalam prospek penyelenggaraan pembangunan, pemuda mau betul-betul di beri tempat yang strategi dalam mengawal setiap penyelenggaraan pembangunan dan juga pemuda harus ambil bagian dalam memberikan gagasan dan pikiran2 cerdas dan memberikan kritisi maupun solusi”. Tutur Halik Alkatiri.

Sementara itu, Rusdi Yusup Ketua bidang PU dan Perumahan Rakyat DPD I KNPI Malut menyayangkan Upacara sumpah pemuda tahun 2016 kali ini, sebab upacara kali ini tanpa di hadiri gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba,  Wakil Gubernur maluku Utara M Natsir Thaib,  Sekda Maluku Utara Muabdin Hi Radjab.

“Upacara Sumpah Pemuda kali ini di Maluku Utara adalah yang paling buruk, di bawah pimpinan Kadispora Samuel Kadjoba. tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun sebelumnya pemuda di seluruh daratan kecamatan oba itu di libatkan, serta pegawai provinsi yang kita tau itu sekitar enam ribu lebih pegawai namun upacara kali ini hanya di hadiri sekitar dua ratus orang pegawai, ini berbeda dengan upacara tahun-tahun sebelumnya, seluruh pemuda di daratan oba itu di libatkan, jadi diduga panitia upacara  menghabiskan anggaran ratusan juta ,  tapi tidak siap untuk melakukan upacara” ungkap Rusdi.

Sumpah pemuda kali ini juga, pelajar siswa siswi SMA Sofifi berharap kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar jangan terlalu memperhatikan masalah-masalah politik namun diharapkan Pemerintah juga selalu memperhatikan pemuda pelajar seperti kami agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif seperti narkoba, ucap Nurdiana salah satu siswi SMA Sofifi. (HI)