Beranda Halmahera Selatan Bendera RRC Berkibar Di Pulau Obi Halmahera Selatan, DPD I KNPI Malut...

Bendera RRC Berkibar Di Pulau Obi Halmahera Selatan, DPD I KNPI Malut Lapor Polisi

653
0
BAGIKAN
Muhdar Bailussy, Sekertaris DPD I KNPI Malut usai melapor di Mapolda Malut

GN-Ternate, Pengibaran Bendera Republik Rakyat Cina (RRC) di Lokasi Perusahan PT Wanatiara Persada di Desa Kawasi Kepulauan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan  hari jumat (25/11)  lalu berbuntut panjang.

Pengurus DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Provinsi Maluku Utara minggu (27/11) siang melaporkan PT Wanatiara Persada ke Mapolda  Maluku Utara.

Rombongan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia, diterima Oleh Kompol Muhammad Arif, KA Siaga II SPKT Polda Malut.

Penyerahan barang bukti kepada Polisi
Penyerahan barang bukti kepada Polisi

KA siaga II SPKT Polda Malut  Muhammad Arif  meyampaikan mereka telah menerima laporan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia provinsi Maluku Utara, Insiden pengibaran bendera Republik Rakyat Cina, di Desa Kawasi Kepulauan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Jumat 25/11.

Muhammad Arif menambahkan laporan KNPI ini segera di berikan kepada Kapolda, Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto, untuk ditindak lanjuti dan ditelaah agar di ketahui  laporan tersebut masuk dalam tindak pidana atau tidak, ucap Kompol Muhammad Arif.

Sementara itu Sekertaris DPD I  Komite Nasional Pemuda Indonesia, Provinsi Maluku Utara, Mohdar Bailussy  meminta Polda Maluku Utara, agar Serius untuk mengusut Kasus pengibaran Bendera RRC yang di kibarkan di Palau Obi. Sebab ini adalah bentuk pelanggaran kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia  yang  harusnya  bukan warga yang bereaksi duluan tetapi pihak keamanan TNI Polri yang bereaksi duluan atas kejadian ini.

“Pengibaran Bendera RRC ini tidak sesuai dengan ketentuan Hukum dan peraturan  Perundang-Undangan, sebagaimana yang di atur juga dalam Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1985 tentang pengibaran bendera Asing”, Ungkap Mohdar.

Muhdar menambahkan, KNPI Malut tidak main-main dan akan melakukan demo jika aparat keamanan tidak menyikapi secara serius laporan DPD I KNPI Malut.

“kami akan turun demo, jika laporan ini tidak di tindak lanjuti dan di seriusi oleh pihak keamanan, insiden ini merupakan penghinaan terhadap NKRI dan bentuk penjajahan model baru,” tegas Sekertaris DPD I KNPI Malut.

Penyerahan laporan ini juga di sertai dengan bukti  gambar foto pengibaran Bendera Republik Rakyat Cina (RRC) serta Video pengibaran Bendera Republik Rakyat Cina (RRC). (HI)