Beranda Maluku Utara Gubernur Tidak Berani Copot Direktur RSUD Chasan Boesoirie

Gubernur Tidak Berani Copot Direktur RSUD Chasan Boesoirie

622
0
BAGIKAN
Aksi demo RSUD Chasan Boesoeri berlanjut di depan kediaman Gubernur Malut

GN-Ternate, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba didesak segera mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate dr. Samsul Bahri  SpOg,  karena di nilai tak becus mengurus Rumah Sakit milik Provinsi Malut itu.

Gubernur yang Menemui Massa Aksi di depan rumah dinasnya di kelurahan Kalumpang, Kecamatan Kota Ternate Tengah, mengatakan dirinya siap bertanggung jawab karena ini masalah provinsi.

“Tapi saya belum bisa memutuskan besok atau lusa harus mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Chasan Boesoirie, dr. Samsul Bahri” ucap dia.

Massa aksi di depan kediaman Gubernur Malut

Sekertaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara, Mohdar Bailusi, Menyampaiakan,  Gubernur Mluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba harus segera mencopot Direktur RSUD CB, dr. Samsul Bahri, jika gubernur tidak mencopot direktur rumah sakit itu, maka dipastikan ada
korban-korban selanjutnya.

”Mogoknya  pelayanan oleh petugas medis, RSUD  Chasan Boesoirie, sejak  jumat pekan kemarin karena hak-hak mereka  tidak dibayar oleh Pemerintah Provinsi Malut. Ini berimbas pada masyarakat, sampai saat ini sudah ada warga  yang meninggal dunia karena tidak mendapat pelayanan saat hendak rawat inap di  RSUD CB”, tegas Mohdar.

Seperti di ketahui sebelumnya, aksi demonstrasi di depan RSUD Chasan Boesoiri  siang tadi (13/12) di lanjutkan dengan menduduki kediaman Gubernur Malut kurang lebih 6 jam lamanya sambil melakukan aksi membakar lilin. Gubernur  sendiri akhirnya bertemu massa aksi pada malam hari. (HI)