Beranda Citizen Journalism Di Hadapan Para Praja IPDN, Walikota Ternate Berbagi Kiat Sukses

Di Hadapan Para Praja IPDN, Walikota Ternate Berbagi Kiat Sukses

336
0
BAGIKAN

GN-Jatinangor, Walikota Ternate, Burhan Abdurahman mengatakan setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga tidak perlu harus malu untuk bertanya. Sebab, jika pun itu baik menurut kita belum tentu baik menurut orang lain.

“Saya dalam menjalankan tugas, pasti selalu meminta pendapat orang lain, karena walaupun menurut saya baik, namun saya perlu mendengar pendapat orang lain, bukan kerena pengetahuan kita terbatas, tapi ini bisa menjadi referensi kita kalau pendapat orang lain bertentangan dengan kita,” ujar Burhan saat memberikan pembekalan kepada 2017 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Balai Room, Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang Jawa Barat, Senin kemarin.

Burhan melanjutkan disiplin ilmu yang didapatkan di IPDN sudah sangat teruji kualitasnya. Ini bisa dibuktikan karena setiap kali ada tugas yang tidak sempat dihari oleh Walikota, jika diurus oleh alumni IPDN yang ada di Pemkot Ternate pasti selalu beres tanpa ada masalah. “Itu karena di NKRI ini seluruhnya pasti ada jebolan IPDN dan mereka ini bisa di andalkan, tinggal koordinasi dan komunikasi saja,” katanya disambut tepuk tangan para praja.

Dalam meniti karir katanya, sebagai Aparatur Sipil Negera (ASN), harus memiliki perencanaan dan target-target tertentu yang harus disiapkan tanpa harus diketahui orang lain agar bisa menjadi memotivasi dalam bekerja. Bukan dengan cara-cara yang tidak jujur.

“Saya yakin kalau ada yang seperti itu, bila dipercayakan dalam lingkungan masyarakat dan sukses, pasti akan dipercayai lagi untuk kegiatan yang lain, dan saya percaya kalau ada yang seperti itu, pasti akan sukses bila memiliki target yang jelas, karena bila Terget suda ada pasti kita akan menjaga diri kita sendiri agar tidak membuat kesalahan yang merugikan kita sendiri,” tuturnya

Walikota juga mengatakan, orang yang sukses hari ini, semuanya pasti dimulai dari bawah, tidak ada yang instan, semuanya harus dibangun melalui disiplin, jujur serta membangun komunikasi dengan teman sehingga tidak ada gesekan termasuk dengan atasan.

“Bila kita menghindari hal-hal seperti itu, maka itu akan menghantarkan kita pada puncak karir yang kita cita-citakan. Saya ingin sampaikan, setelah saya menjadi PNS, saya tidak pernah, tidak kerja seharipun karena malas, kecuali sakit. Ini merupakan bagian-bagian untuk membentuk diri kita sendiri, kita bisa jadi besar bukan karena ditentukan oleh orang lain, tapi itu sudah ditentukan oleh Allah SWT, karena Allah tidak akan merubah nasib seseorang, kalau bukan dia sendiri yang merubahnya,” tegasnya.(@ki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen − 14 =