Beranda Maluku Utara Bendera Terbalik di Kantor Bawaslu Malut, Viral

Bendera Terbalik di Kantor Bawaslu Malut, Viral

33
0
BAGIKAN

TERNATE – Bendera Merah Putih di kibarkan terbalik, terjadi di Kantor Badan Pengawas Pemilu Provinsi Maluku Utara (Bawaslu Malut) yang terletak di Kelurahan Tabona Kota Ternate Selatan. Sontak kejadian yang terekam netizen mendadak viral di media sosial (Medsos) , Jumat (7/12/2017).

Tampak di salah satu akun facebook yang mengungkapkan kekecewaannya dengan nama Zainal Abidin Syah terlihat mengunggah  foto Bendera Merah Putih terbalik hingga menyerupai bendera kebangsaan Polandia. Dalam unggahanya di tulis, “Ko… bisa yang mengibarkan bendera di kantor Bawaslu seperti ini, yang bertugas menaikan bendera jangan apatis,” tulis Zainal.

Status yang diunggah pada pukul 15.30 Wit itu sontak menuai komentar salah seorang netizen, dengan nama akun Popon Kuraipa menulis dalam postingannya, “Su jadi Bangsa Polandia” tulis Popon.

Setelah beberapa komentar yang di netizen itu dirasa telah membuat viral di medsos, salah satu akun facebook yang diduga sebagai pegawai di Bawaslu memberikan konfirmasi dalam postingan itu dan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Mohon maaf pak Nal yang terhormat mau klarifikasi, kejadian ini murni kekhilafan, pada saat menaikkan bendera tadi kondisi lagi rintik hujan orang tersebut tergesa2 menaikkan bendera, seharusnya tali sebelah kanan yg ditarik tp sebelah kiri yg ditarik tp begitu sampe atas baru sadar langsung orang tersebut segera menurunkan bendera (coba di zoom orang tersebut masih kelihatan dalam foto) cuma berselang brapa detik saja kebetulan ada seseorang dengan cepat mengabadikan moment yang begitu cepat jadi seakan-akan kejadian teraebut adalah kesengajaan dan orang yang mengupload di fb juga pada dasarnya meneruskan padahal pada saat kejadian yang mengupload foto tidak berada di TKP, jadi mohon kejadian ini tidak disalahartikan, demikian pak nal,” tulis dia.

Menangapi itu Zainal kemudian membalas Komentar sebelumnya dengan mengatakan,
“Apapun kejadiannya pada saat bendera itu ada diatas tiang (berkibar), apakah posisinya talingkar, tagulung atau bahkan tali yang lainnya putus dan menyisakan satu tali saja tapi tidak boleh diturunkan sebelum waktunya, ini pembelajaran untuk kita semua karena bendera negara itu harus diperlakukan selayaknya sebagai kehormatan bangsa,
kalaupun ada kekeliruan maka harus dilakukan pembinaan kembali, bisa saja itu bukan sengaja sebagai maksud, tapi itu sebuah KEALPAAN,” cetusnya.

Hingga kini, status tersebut sudah dilike 50 netizen, dan menuai 35 komentar. (HT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + 9 =