Beranda Maluku Utara “No Money” Politik dalam KPU Maluku Utara

“No Money” Politik dalam KPU Maluku Utara

312
0
BAGIKAN
Aksi demonstrasi siang tadi

SOFIFI – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) dalam menjelang penetapan calon kandidat pilgub 2018-2023 oleh KPU Maluku Utara.

Aksi yang dilakukan siang tadi di seputaran kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara, Sofifi pada Senin (12/02/18) untuk menggugat integritas KPU Maluku Utara soal money politic (Politik Uang).

Mahmud Sanub Ketua DPC LAKI Kota Ternate dan juga selaku kordinator aksi dalam orasinya, menyampaikan bahwa aksi Laskar Anti Korupsi Indonesia ini hanya ingin menyampaikan bahwa KPU merupakan lembaga independent dan tidak memihak dan itu telah kita ketahui bersama.

Lanjut Muhmud, maka KPU Maluku Utara harus meningkatkan netralitas selaku penyelengara pemilu dan tidak terlibat dalam politik uang (money politik)”, tegasnya.

Komisi Pemilihan Umum harus mampu menjaga marwah institusinya sesuai dengan fungsi dan peran itu sendiri, sehingga harapan masyarakat untuk memiliki penyelenggara yang bersih dan jujur bisa tercapai, tambahnya.

Jika nantinya kami dari Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) mendapatkan temuan bahwa KPU Malut keluar dari fungsi dan tupoksi dalam melanggar hukum.

Maka kami secara institusi mempertegas tidak akan segan-segan dan akan melaporkan kepada Dewan Pengurus Pusat LAKI untuk menindaklanjuti serta memberikan laporan kepada lembaga terkait untuk ditindak lanjuti sesuai aturan jikalau itu terjadi, tegasnya.

Masih kata dia, “Aksi kami pada hari ini adalah aksi damai dan tidak ada tendensi politik sama sekali dari pihak manapun”, tuturnya. (Ty)