Beranda Maluku Utara Klenteng Tertua di Ternate Banjir Pengunjung

Klenteng Tertua di Ternate Banjir Pengunjung

348
0
BAGIKAN
Lampion berwarna merah menambah semarak keberadaan klenteng

TERNATE – Menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada tanggal 16 Februari 2018,  dipusatkan di klenteng Thian Hou Kiong Kelenteng  tertua di Ternate, Maluku Utara. Klenteng yang telah berusia 400 tahun ini begitu kokoh dan menyimpan kisah toleransi beragama.

Klenteng Thian Hou Kiong  mulai bersolek semenjak seminggu terakhir setelah mulai di bersihkan dan juga dihiasi ratusan lampion yang mengelilingi seputaran klenteng yang berada di Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah.

Memasuki lorong  klenteng dari kejauhan tampak warna merah merona menghiasi klenteng, bahkan beberapa masyarakat yang sengaja datang berkunjung ke klenteng untuk sekedar berfoto.

Ima (19) salah satu pengunjung yang ditemui wartawan mengungkapkan bahwa kalau sekedar melintas di kawasan itu sudah sering ia lakukan akan tetapi untuk masuk dan berfoto baru pertama kali, dan rasa bahagia itu tak dapat disembunyikan.

“Sudah sering saya lewat sini, tapi baru pertama kali masuk,” ujar pengunjung tersebut.

Pengunjung mengambil kesempatan mengabadikan moment di klenteng

Sikap yang ramah ditunjukkan oleh komunitas masyarakat Tionghoa di Kota Ternate ini lah yang membuat masyarakat tidak canggung untuk turut hadir menikmati pemandangan di kawasan itu.

Gunawan (62) seorang partisipatif ketika ditemui media ini mengungkapkan,  bahwa di Ternate kerukunan umat beragama sangat bagus, apalagi saat-saat seperti ini selalu tiap hari ada pengunjung yang datang.

Toleransi beragama di Ternate

“Kadang-kadang saat pagar ditutup juga mereka hanya memotret dari luar, ada orang yang dari Surabaya Jawa Timur juga yang sengaja datang jauh-jauh untuk mengabadikan momen mereka di klenteng,” ujarnya.

Menurutnya, kehidupan masyarakat, yang memiliki toleransi antar umat beragama di Ternate pun dianggap sangat baik, karena diantara umat beragama saling menghargai artinya semua menjaga kerukunan beragama. (HT)