Beranda Halmahera Barat Kampanye MK-MAJU di Halbar Diwarnai Insiden

Kampanye MK-MAJU di Halbar Diwarnai Insiden

236
0
BAGIKAN
Kedua belah pihak didamaikan Polres Halbar

JAILOLO – Suasana berjalannya kampanye tertutup pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku Utara MK-MAJU yang berlangsung di Desa Akelamo Kecamatan Sahu Timur Senin malam lalu, sempat terjadi insiden yang diduga dilakukan oknum berinisial CB.

Dari pantauan wartawan langsung dari tempat kejadian, pada saat kampanye berlangsung pada Senin ( 2/4/2018), sempat terjadi insiden (menyebar isu) dimana CB, diduga telah memfoto, menyebarkan video siaran langsung dan memposting kampanye tersebut di akun Medsos (FB) pribadinya dan Grup Maluku Utara Memilih 2018 -2023 dengan postingan berjudul, “Deklarasi MK MAJU di SAHU TIMUR HALBAR SEPI”.

Aksi CB ini sempat dilihat oleh massa pendukung MK-MAJU dan akhirnya terjadi cekcok mulut.

Pihak keamanan Polres Halbar bergerak cepat langsung mengamankan CB guna menghindari terjadi keributan pada kampanye tersebut.

Terpisah Kasat Reskrim Halbar Said Aslan juga membenarkan bahwa yang bersangkutan benar diamankan oleh pihak kepolisian Resort Halbar atas postingannya di akun pribadi FB miliknya yang isi postingannya adalah “Deklarasi MK-MAJU di Kecamatan Sahu Timur Halbar sepi”, selanjutnya atas postingan tersebut pihak kepolisian polres Halbar kemudian mengamankan yang bersangkutan agar tidak ada yang main hakim sendiri.

“Langkah-langkah yang dilakukan oleh kepolisian Polres Halbar yakni telah melakukan interogasi terhadap CB alias Cristian Kaudis Bassay dan memfasilitasi pertemuan dengan Tim MK – MAJU yang diwakili oleh Sulba sehingga dalam pertemuan tersebut tim MK – MAJU meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan  membuat surat pernyataan kepada Cristian, agar  meminta maaf dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi”, ujar Kasat.

Sementara itu, tim MK -MAJU yang diwakili oleh Sulba saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa mereka sudah menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan mereka berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi. (UK)

Tinggalkan Balasan