Beranda Halmahera Barat Samad: Wabup Merasa Gagal Undur Diri Saja, Ini balasan Wabup Terhadap Samad

Samad: Wabup Merasa Gagal Undur Diri Saja, Ini balasan Wabup Terhadap Samad

301
0
BAGIKAN
Anggota DPRD halbar, Samad Moid.

JAILOLO – Anggota DPRD Halbar Samad Moid menyeroti  peryataan Wakil Bupati Halbar Ahmad Zakir Mando (AZM) terkait merasa gagal dalam pengawasan dalam konteks birokrasi, keuangan dan pembangunan diakui gagal.

Menurut anggota DPRD Halbar 3 periode ini, pernyataan AZM sama saja dengan menelanjangi diri sendiri atau menjilat ludah sendiri. Karena sebagai Wabup harusnya memanggil para pimpinan SKPD untuk melakukan evaluasi terhadap program yang dianggap gagal.

“Saya pernah buat pernyataan di media tiga bulan setelah pelantikan Bupati dan Wabup, yaitu Pak Zakir jangan berpikiran seperti tarian Poco-poco, maju selangkah mundur dua langkah,” cetus Samad Rabu (18/4/2018).

Meski begitu, Samad memberikan apresiasi kepada Wabup, karena secara transparasi telah membuka kegagalan Pemkab dalam proses pembangunan di daerah ini.

“Akan tetapi saya lebih mengapresiasi jika Wabup merasa gagal lalu mengundurkan diri dari jabatan sebagainya,” ucap politisi senior Partai Golkar Halbar.

Lanjutnya, pemimpin itu harus memberikan optimisme kepada publik terkait akselerasi program pembangunan di daerah, karena pemimpin itu adalah tempat masyarakat menaruh harapan.

“Pernyataan gagal mengelola pemerintahan dan pembangunan adalah sikap pesimisme yang hanya dimiliki oleh pemimpin yang berpikir sempit,” katanya.

Tambah Samad, semestinya Wabup harus paham, fungsi pengawasan itu, melekat di Wabup berbeda dengan pengawasan yang dijalankan organisasi diluar Pemerintah. Sebab dalam pemerintah ada etika berpemerintah. “Jadi apapun kelemahannya, harus di evaluasi dan diperbaiki, bukan meminta campur tangan tuhan,” pinta Samad.

Terpisah, AZM ketika dikonfirmasi terkait statement Samad, dirinya tidak mau memberikan tanggapan, karena kalau ditanggapi kita akan rugi.

“Kerugian yang pertama itu tidak level, karena pemahaman orang seperti ini membuktikan tidak memahami birokrasi, dan dia tidak memahami internal kedalam,” ungkapnya.

Karena seorang birokrasi harus mampu melihat, mengkaji sejauh mana kegagalan atau keberhasilan dari langkah–langkah yang telah di ambil. Karena saya sebagai anak negeri yang mempunyai rasa tanggung jawab sehingga memberikan komentar sesuai realita yang terjadi di negeri yang kita cintai ini.

“Jadi yang membantah kebenaran itu berarti perlu diukur rasa memiliki terhadap negeri ini,” pinta AZM.

Tambah dia, salah tugas dan fungsi dari DPRD adalah pengawasan, tetapi selama tiga periode apa yang telah dilakukan oleh Samad untuk negeri ini,” tanya Zakir. (UK)