Beranda Maluku Utara Masalah Status FB Suratmin, PD Muhammadiyah Tidore Minta Untuk Tidak Dibesarkan

Masalah Status FB Suratmin, PD Muhammadiyah Tidore Minta Untuk Tidak Dibesarkan

290
0
BAGIKAN
Ramli Karim, Ketua PD Muhamadiyah Tidore

TIDORE KEPULAUAN – Menanggapi kekeliruan yang dilakukan oleh Suratmin Idrus alias Ute terkait dengan postingannya di halaman akun facebook yang bernama Abang Bintang Togubu, juga membuat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan ikut angkat bicara.

Melalui Ketuanya Ramli Karim kepada media ini mengatakan bahwa, kasus yang dilakukan suratmin tidak perlu dibesar-besarkan apalagi sampai proses ke jalur hukum, mengingat suratmin adalah seorang muslim yang tentu tidak mungkin menghina agamanya sendiri.

“Suratmin dalam kehidupan berkeluarga merupakan orang yang taat beragama, jadi tidak mungkin dia melakukan hal semacam itu,” ujarnya kepada media ini via telephone seluler Rabu, (6/6).

Apalagi kata Ramli, terkait dengan masalah tersebut, Suratmin juga telah mengklarifikasi maksud yang dianggap keliru itu sehingga kita telah mengetahui maksudnya yang sebenarnya, bahkan yang bersangkutan juga sudah meminta maaf dihadapan publik, baik melalui akun facebooknya maupun media cetak dan online.

“Didalam Islam diajarkan apabila kita mendengar setiap informasi atau berita maka diwajibkan untuk kita melakukan tabayun, minta kepada yang bersangkutan melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum melakukan langkah-langkah selanjutnya, untuk itu dia berharap kepada pihak-pihak yang mau memproses masalah ini ke ranah hukum agar bisa memahami maksud yang disampaikan suratmin,” tambahnya.

Untuk itu, dia berharap bagi pengguna media sosial alias Medsos agar bisa berhati-hati dalam menyampaikan pendapat melalui media sosial, sebab media sosial bisa jadi pedang bermata dua.

“Mengingat karena saat ini juga kita sedang menghadapi moment pilkada, maka kita harus sama-sama menjaga keamanan dan kedamaian atas daerah ini, sebab yang menjadi jaminan soal keamanan dan kedamaian atas daerah ini adalah masyarakat itu sendiri,” imbuhnya. (SS)