Beranda Maluku Utara Baru Enam Bulan Lebih, BUMD Aman Mandiri Untung 300 Juta Lebih

Baru Enam Bulan Lebih, BUMD Aman Mandiri Untung 300 Juta Lebih

118
0
BAGIKAN

TIDORE KEPULAUAN – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aman Mandiri Kota Tidore Kepulauan pada tahun 2017 berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 3 (tiga) ratus juta lebih. Hal itu disampaikan Walikota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim lewat konferensi Pers di ruang rapat Walikota, Kamis (02/08).

“Saya undang teman-teman wartawan hari ini dalam rangka membicarakan terkait pemeriksaan BUMD beberapa minggu kemarin oleh tim audit, dimana kurang lebih enam bulan ini, alhamdulillah Perusda Aman Mandiri memiliki untung sehat kurang lebih 300 juta lebih,” kata Walikota.

Dengan begitu, lanjut Walikota, adanya keuntungan dari Perusda itu, maka dapat menjawab tanda kutip dari masyarakat soal keberadaan perusahan daerah Aman Mandiri tersebut.

“Keuntungan sekitar 300 juta lebih itu diharapkan selama ini ada tanda kutip dari masyarakat maka ini sudah terjawab,” akunya.

Dikatakannya pula, kedepan pihaknya terus mengusahakan agar usaha dari Perusda lebih besar lagi terutama dalam hal mengirim barang ke Surabaya. Sehingga dari keuntungan sebelumnya sebesar 300 juta lebih itu, maka di tahun 2018 Perusda harus mampu meraih keuntungan lebih dari itu.
“Di tahun 2018 ini, kami telah memberikan target keuntungan ke Perusda sebesar 1 miliar,” cetus Walikota.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aman Mandiri Kota Tidore Kepulauan Rudy M. Yamin pada kesempatan tersebut mengatakan akan terus berjibaku dalam mengembangkan Perusda Aman Mandiri sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

“Kehadiran BUMD ini mendapat respon baik dari masyarakat, mereka juga berdoa semoga BUMD semakin lebih baik lagi,” tuturnya.

Dikesempatan itu juga, dirinya menyampaikan bahwa, untuk produk yang di jual oleh Perusda meliputi beras, gula, terigu, minyak dan air mineral yang ambil langsung dari Surabaya dengan menggunakan tol laut. Sementara untuk usha lainnya, yakni pembelin hasil perkebunan berupa biji dan fuli pala, cengkeh, kopra, dan yang terbaru adalah dauh cengkeh. Serta ditambahkan dengan hasil perikanan.

Hadir dalam konfrensi pers tersebut, Ketua Kwatak Mardianto Musa, para jurnlis online dan cetak liputan Tidore, Kabag Humas, Staf Ahli Walikota, serta para jajaran Perusda Aman Mandiri. (SS)

Tinggalkan Balasan