Beranda Halmahera Timur Tindak Lanjut MoU, Kodim 1505/Tidore Laksanakan Sergab

Tindak Lanjut MoU, Kodim 1505/Tidore Laksanakan Sergab

169
0
BAGIKAN

HALMAHERA TIMUR – Sebagai tindak lanjut Memorandum of Understanding (MOU) antara Kementrian Pertanian dan TNI AD, Dandim 1505/Tidore yang diwakili Kapten Inf Joko Saeranto (Pasiter),Serma Supriyanto bersama para Babinsa Koramil 1505-03/Wasile berjumlah sekitar 10 orang menghadiri kegiatan Serapan Gabah (Sergab) di wilayah kerja Kodim 1505/Tidore TA 2018. Bertempat di Slepan (Tempat Penggilingan) milik Bapak Teguh, berada di desa Toboino, kecamatan Wasile Timur, kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Rabu (05/09) siang.

Mewakili Dandim 1505/Tidore, Kapten Inf Joko Saeranto menyampaikan agar hasil panen padi dari petani bisa terserap ke Bulog sehingga akan menstabilkan stok pangan daerah dan nasional.

Dikatakannya pula, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini juga merupakan tindak lanjut MOU antara Kementrian Pertanian dan TNI AD.

“Kegiatan yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut MOU antara Kementrian Pertanian dan TNI AD. Untuk mensukseskan program pemerintah dalam rangka Upsus Swasembada pangan nasional, maka kami melakukan kegiatan serapan gabah di wilayah Kodim 1505/Tidore,” tuturnya.

Dijelaskan juga, bahwa upaya penyerapan gabah petani ini sangat penting dilakukan Bulog untuk mengisi cadangan pangan pemerintah yang dimana untuk memaksimalkan produksi petani daerah. Selain itu, serap gabah petani juga dilakukan untuk membantu petani lokal agar memperoleh harga yang menguntungkan, supaya petani termotivasi dalam menjalankan usahanya.

Setelah dilakukan serapan gabah, kemudian sekira pukul 16.30 WIT dibawa ke gudang Bulog di desa Rawajaya, kecamatan Tobelo, kabupaten Halmaherah Timur. Dan diterima oleh Kepala Gudang Bulog bapak Amran.

Dikesempatan itu, kepala Gudang Bulog Bapak Amran mengatakan bahwa dari Bulog tetap akan menyerap gabah hasil panen dari petani sehingga para petani tidak perlu khawatir.

“Kami dari pihak Bulog sampai saat ini masih terus mengupayakan agar bisa menyerap gabah dari petani lokal dan untuk masyarakat maka itu diharapkan pada para petani lokal dapat meningkatkan kualitas gabah,” singkatnya. (SS)