Beranda Halmahera Utara Dinas PMD Fasilitasi Penyelesaian Masalah di Desa Balisosang

Dinas PMD Fasilitasi Penyelesaian Masalah di Desa Balisosang

96
0
BAGIKAN
Pertemuan tertutup warga Balisosang dengan Kadis PMD Halut.

TOBELO – Permasalah di desa Balisosang kecamatan Malifut yang berbuntut dilakukan pemalangan kantor desa setempat atau di segel, ditanggapi serius oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Halmahera Utara.

Bertempat di ruang rapat kantor tersebut, Jumat (05/10) sore tadi, puluhan masyarakat desa Balisosang datang dan menemui langsung Kepala Dinas PMD, Nyoter Koenoe.

Terlibat dalam sebuah diskusi yang alot, masyarakat dengan tegas meminta kepada kepala dinas, supaya kepala desa mereka dicopot dari jabatannya.

Sementara itu Nyoter Koenoe, kepada masyarakat berharap, agar bisa menahan diri dan menyerahkan kepada pihaknya untuk memediasi dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Usai berdiskusi dengan masyarakat, Nyoter Koenoe kepada juru kabar yang sudah menantinya berjam-jam menjelaskan, pihaknya tinggal menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari pihak Inspektorat Daerah terkait dugaan masyarakat kepada kepala desa mereka.

“Salah satu solusi terbaik, ya itu, kita harus menunggu LHP dari pihak Inspektorat kepada kepala desa, atas dugaan yang dituduhkan masyarakat”, ucap Kadis kepada wartawan.

Lanjut dia, dirinya juga telah mengatakan kepada mereka (masyarakat desa) yang datang berdiskusi dengan pihak PMD bahwa, beberapa hari kedepan, sudah ada titik terang dari penyelesaian masalah tersebut.

“Berikan kami kesempatan, sampai hari Senin nanti. Saya pastikan, semua masalah akan selesai”, ungkapnya.
Dari pengakuan Kepala Dinas, dirinya belum bisa memastikan siapa yang salah dari masalah ini.

“Saya yang belum bisa memastikan siapa yang salah, baik kepala desa atau masyarakat. Intinya, kita tunggu LHP saja, baru bisa kita simpulkan”, aku Nyoter Koenoe. Sementara itu, menurut penuturan dia, aktifitas kantor kepala desa sekarang ini, sudah berjalan kembali alias normal.

Meriview kembali, aksi palang kantor desa Balisosang beberapa hari lalu, dipicu oleh ketidakpuasan warga yang oleh tingkah kepala desa yang diduga tidak transparan atas pengelolaan keuangan desa. Selain melakukan pemalangan kantor, mereka (masyarakat) juga dengan tegas menuntut agar kepala desa di copot dari jabatannya. (Enol)