Beranda Halmahera Utara Dinas Pertanian Halut Ingatkan Petani Tomat, Fokus pada Jarak Tanam

Dinas Pertanian Halut Ingatkan Petani Tomat, Fokus pada Jarak Tanam

49
0
BAGIKAN
Lewat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara, Daud, SP

TOBELO – Menurunnya harga tomat di kota Tobelo, membuat petani tanaman ini meraung resah. Hal ini, terpantau di sebagian pasar yang beroperasi di kota Tobelo. Pasar moderen misalnya, di pasar ini harga tomat, yang awalnya berada kisaran 12.000 per kilogram anjlok menjadi 3.000 per kilogramnya.

Lewat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara, Daud SP, ketika di hubungi lewat sambungan seluler, Kamis (25/10) siang tadi mengatakan, mengenai pasar itu wilayahnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Mengenai pasar, itu wilayah kerja Disperindag”, kata Kadis. Hanya menurut Daud, petani juga harus mampu menterjemahkan kebutuhan pasar. “Petani juga harus mampu membaca tingkat kebutuhan pasar. Jangan main asal tanam dan panen, sementara pasar sepi. Apalagi produksi tomat cukup banyak dan yang memproduksi juga cukup banyak pula, sementara kita tahu bersama kebutuhan cuma terkungkung di Tobelo”, tutur dia.

Kepala Dinas juga berujar, seiring dengan perkembangan dan potensi tanaman ini, banyak orang berlomba-loba menanam dan mengembangkannya. Dia berharap, agar petani bisa mengatur jarak tanam. “Baru di Tobelo saja, sudah berhamburan petani tomat. Belum lagi dari pasokan dari luar Tobelo, juga banyak. Sebab itu, perlu di atur jarak tanamnya”, ujar dia.

Sebab itu, Kepala Dinas juga berjanji, akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lainnya, guna melobi pasar. “Saya sudah membangun komunikasi dengan beberapa daerah yang mau menampung dan siap menjual hasil produksi pertanian kita, salah satunya yaitu tomat. Supaya kedepan, tomat bukan hanya di jual di pasar Tobelo, tetapi bisa di lempar keluar Tobelo misalnya, Manado dan Ternate,” tandasnya. (Enol)