Beranda Maluku Utara Top, Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen Dapat Apresiasi dari Semua Pihak

Top, Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen Dapat Apresiasi dari Semua Pihak

242
0
BAGIKAN
Penghargaan Walikota Entreprenuer Award 2018

TIDORE KEPULAUAN – Kinerja Pemerintah Kota Tidore Kepulauan tak henti-hentinya mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Sejumlah aspek pembangunan sepanjang 2018 memperoleh respon positif, mulai dari Penataan Birokrasi, Pengelolaan Keuangan, Pengelolaan lingkungan Kesehatan, Kepemudaan dan sebagainya. Di penghujung tahun 2018 ini, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mendapat Hal ini dibuktikan dengan kembali diraihnya penghargaan Walikota Entreprenuer Award 2018 oleh Walikota H. Ali Ibrahim di Bidang Pendidikan, khusus di Sistem Informasi Manajemen Dana BOS.

Penghargaan yang berasal dari Philip Kotler Center For ASEAN Marketing (PK CAM) ini diberikan kepada Kepala Daerah yang paling kreatif, inovatif dan entrepreurial.

Penyerahan langsung diserahkan oleh Tri Founder PK CAM yang sekaligus Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya bersama Sekretaris Jenderal Kemendagri, Hadi Prabowo pada acara Innovation Network of Asia (INA) Entrepreneur Award 2018 di Glass House Pasific Place Jakarta, Rabu (5/12). kemarin.

Di seluruh Indonesia ada 17 Kabupaten dan 18 Kota penerima penghargaan dengan berbagai Kategori. Dan Kota Tidore Kepulauan memperoleh penghargaan dari Kategori pendidikan bersama Kota Bontang, Kota Bukittinggi dan Kota Metro.

Usai menerima penghargaan, Walikota H. Ali Ibrahim tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Tidore Kepulauan yang telah bekerja keras mewujudkan kemajuan di bidang pendidikan, sehingga kinerja itu dinilai layak mendapatkan penghargaan dari lembaga independen bersama Kementerian Dalam Negeri.

Ali Ibrahim menambahkan bahwa penghargaan yang diterima ini akan menjadi motivasi dan penyemangat sehingga bisa melayani masyarakat khusus bidang pendidikan semakin lebih baik. Saya juga berharap pengelolaan Dana BOS di Kota Tidore Kepulauan lebih baik dan mampu menjadi rujukan serta tolak ukur pengelolaan Dana BOS di Indonesia. Kata Ali Ibrahim. (Hms/SS)