Beranda Halmahera Selatan Penumpang Kapal Satria 99 Ekspres Melahirkan di Atas kapal, Bayi Diberi Nama...

Penumpang Kapal Satria 99 Ekspres Melahirkan di Atas kapal, Bayi Diberi Nama Satria

2249
0
BAGIKAN

TERNATE – Seorang penumpang kapal bernama Sitra Annas S Fram, melahirkan di atas KMP Satria 99 Ekspres, rute Pelabuhan Bastiong-Pelabuhan Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin malam (14/01).

Proses kelahiran dibantu tiga orang bidan yang kebetulan juga penumpang kapal tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi, saat itu petugas KMP Satria 99 Ekspres mendapat informasi dari suami Sitra, bahwa istrinya hendak melahirkan. Setelah dihampiri petugas, Sitra kemudian dibawa ke salah satu kamar untuk untuk mendapatkan perawatan bidan.

Kapten Kapal, Jarkasih Hi Ali, yang ditemui wartawan media ini, di atas kapal menceritakan penumpang tersebut awalnya menempati tempat di dek satu kapal, di dalam perjalanan dirinya mendapat pemberitahuan dari suaminya bahwa istrinya hendak melahirkan, dirinya langsung mengambil inisiatif untuk memindahkan penumpang tersebut ke kamar kapal dan memberi pengumuman kepada penumpang kapal yang berprofesi sebagai bidan agar bisa membantu bersalinan penumpang tersebut.

“Di dalam perjalanan saya diberitahukan oleh salah satu penumpang yang menempati dek 1 kapal, bahwa istrinya mau melahirkan, sehingga saya mengambil inisiatif untuk membawa penumpang tersebut, ke kamar kapal dan memberikan informasi kepada penumpang kapal yang berprofesi bidan agar bisa membantu penumpang tersebut untuk melahirkan, beruntung adalah tiga bidan yang mau membantu persalinan tersebut, mereka adalah Zulfaeda Basri, Alumni Stikes Muhammadiyah Manado lulusan tahun 2018, Alumni SMA satu Ternate, Maryam Lubis pensiunan bidan RSU Darma Ibu dan Nur Aliyah Abubakar lulusan Poltekes Ternate,” tutur Jarkasih.

Lanjut Jarkasih, “Berkat bantuan tiga bidan itu sehingga berhasil membantu penumpang kami melahirkan bayi perempuan dengan normal,” cetus Jarkasih.

Sementara itu, M Rukdi Haji Suleman, salah satu kerabat Sitra menjelaskan, “Sebelum naik ke atas kapal saudara saya tidak merasakan apa-apa atau rasa sakit, namun setelah kapal bertolak dari pelabuhan Bastiong barulah saudara saya, Sitra Annas merasakan sakit, sehingga saya melaporkan ke kep (Kapten Kapal), sehingga kep memberikan kamar dan memberikan pengumuman kepada penumpang bahwa ada yang berprofesi bidan untuk membantu persalinan,” kisahnya.

Selain itu, suami Sitra, Kamaruddin Solisa menjelaskan, “Saya bersama istri pergi ke Ternate pada hari Sabtu, untuk mengurus surat keterangan bebas narkoba pada kantor BNNP dan pada Senin malam kami balik lagi ke Bacan, dan istri saya merasakan sakit perut sehingga melahirkan di atas kapal Satria 99 Ekspres ini,” tutur Kamaruddin.

Sementara itu, Zulfaeda Basri, salah satu bidan yang menolong proses persalinan, mengisahkan, “Awalnya dirinya bersama ayahnya mendengar pengumuman dari pihak kapal bahwa ada penumpang yang hendak melahirkan, namun dirinya tidak berani untuk membantu, sang ayahlah yang menyuruh sehingga dirinya memberanikan diri untuk membantu bersama dua bidan lainnya yakni Ibu Maryam Lubis, mantan bidan RSU Dharma Ibu dan Nur Aliya Abubakar lulusan Poltekes Ternate,” tutur Bidan lulusan Stikes Muhammadiyah Manado itu.

Atas kejadian tersebut,  kapten kapal kemudian berinisiatif memberikan nama bayi tersebut, Satria,  sesuai nama KMP Satria 99 Ekspres, kapal yang dinakhodainya, tempat dimana bayi cantik itu di lahirkan.  (HI)