Beranda Maluku Utara Panik Usai Gempa 5,3 SR, Warga Wewemo Buat Tenda di Pegunungan

Panik Usai Gempa 5,3 SR, Warga Wewemo Buat Tenda di Pegunungan

224
0
BAGIKAN
Sejumlah warga membuat tenda di pegunungan usai gempa.

MOROTAI – Gempa bumi berkekuatan 5,3 SR, Kamis (7/2) pukul 19:00 WIT, yang mengguncang Kabupaten Pulau Morotai membuat ratusan warga di sejumlah desa menjadi panik sehingga memilih mengungsi ke lokasi yang terletak di ketinggian.

Dari data yang dihimpun media ini, warga yang sudah mengungsi di lokasi ketinggian, yakni masyakat desa Sangowo, Mira, Doku Mira, Rahmat, Wewemo Kecamatan Mortim, desa Bere-bere Kecamatan Morut. Bahkan warga membuat tenda untuk berlindung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai Dalik Gafur, saat dikonfirmasi media ini mengatakan, ”Sesuai Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan 5,3 SR yang kemudian dimutakhirkan menjadi Mw=5,2. Episenter. Gempa bumi terletak pada koordinat 2,27 LU dan 128,75 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 km arah Timur Laut Kota Daruba, Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara pada kedalaman 10 km. Ini sesuai dengan rilis data BMKG pusat yang terjadi sejak malam ini, dan tidak berpotensi tsunami, hanya saja warga panik dan mengungsi,”ungkapnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat Pulau Morotai, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG Pusat dan BMKG Provinsi Malut.

”Kami minta kepada warga agar tidak terlalu panik, karena sesuai info BMKG, bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami,” imbuhnya.(Ical)