Beranda Maluku Utara Kelompok Tani Millenial Ponpes Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Panen Raya Jagung

Kelompok Tani Millenial Ponpes Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Panen Raya Jagung

146
0
BAGIKAN
Panen raya jagung Kelompok Tani Millenial di Pondok Pesantren (Ponpes) Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

TIDORE KEPULAUAN – Kelompok Tani Millenial Pondok Pesantren (Ponpes) Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menggelar panen raya jagung, Senin (25/03/19) pagi.

Panen raya jagung kelompok Tani Millenial dengan tema, “Generasi Millenial Bisa, Generasi Millenial penuh Harapan Membangun Negeri” itu dihadiri Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Pj Sekda Tidore Asrul Sani Soleman, ketua DPRD Tidore Kepulauan Anas Ali, Ketua Dewan Pembina Yayasan Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Hi Hijrah, pimpinan Ponpes Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Ustadz Hi. An’im Fatahna Zabir, para Staf ahli dan Asisten, TNI/Polri, KUA se-kota Tidore Kepulauan serta sejumlah Kepala Sekolah.

Pimpinan Ponpes Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Ustadz. Hi. An’im Fatahna Zabir pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, panen raya jagung ini merupakan pertama kalinya dilakukan oleh pondok pesantren Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore lewat kelompok Tani Millenial yang juga baru dibentuk.

“Ini perdana kita lakukan dengan memanfaatkan lahan kosong, dan kita telah menanam jagung kurang lebih 2 hektar,” katanya.

Dikatakan juga, selain menanam jagung, lewat kelompok tani millenial ini telah menanam 147 pepaya lokal yang ditanam di lingkungan pesantren.

“Kami juga telah menanam 147 pepaya dalam lingkungan pondok pesantren. Kami memberdayaan seluruh santri, kami tidak hanya membekali ilmu agama, ilmu modern namun ilmu bertahan hidup seperti bertani. Ini demi menyongsong hidup yang lebih bermakna,” jelas An’im.

Dijelaskan pula, selain pertanian, pondok pesantren Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore juga melakukan usaha peternakan kambing lokal, yang baru berjalan kurang lebih empat bulan ini.

“Kami juga memelihara kambing, dan saat ini sudah berjumlah 39 ekor kambing,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap, semoga di tahun depan pihak pesantren sudah bisa menyediakan hewan kurban berupa kambing. “Kami berharap dan mohon kepada Allah, satu tahun kedepan pesantren ini bisa menyediakan hewan kurban,” tuturnya.

Sementara itu, panen raya jagung oleh kelompok tani millenial pondok pesantren Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore itu mendapat respon baik dari pemerintah kota Tidore Kepulauan, sebab apa yang dilakukan tersebut sejalan dengan visi misi Wali Kota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, yakni menjadikan Tidore sebagai kota jasa berbasis agromarine.

“Kami selaku pemerintah kota Tidore Kepulauan mendukung penuh atas apa yang dijalankan oleh pesantren ini, dengan menambahkan kurikulum pertanian sebagai bekal kemandirian pesantren kedepan. Apalagi hal ini sejalan dengan visi misi pemerintah kota Tidore Kepulauan berupa kota jasa berbasis agromarine,” kata Sekda membacakan sambutan Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah kota Tidore Kepulauan turut serta menyumbangkan uang senilai 10 juta rupiah kepada kelompok tani millenial lewat pelelangan hasil panen jagung. Selain Pemkot, sejumlah undangan lain pun turut serta berpartisiasi dalam pelelangan, termasuk ketua DPRD Tidore Kepulauan Anas Ali sebesar 10 juta rupiah. (SS)