Beranda Maluku Utara Bawaslu Malut Kerahkan 6.300 Personil Pengawas untuk Menciptakan Pemilu yang Bersih

Bawaslu Malut Kerahkan 6.300 Personil Pengawas untuk Menciptakan Pemilu yang Bersih

156
0
BAGIKAN
Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin.

TERNATE – Jelang pencoblosan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar apel siaga dan patroli pengawasan anti politik uang pada pemilu 2019, Sabtu (13/04/19).

Apel siaga dan patroli pengawasan anti politik uang yang dilaksanakan di Landmark, kecamatan Kota Ternate Tangah, Kota Ternate itu di ikuti Dandim 1501 Ternate, Letkol Kav Bambang Sugiyarta, Kapolres Ternate, AKBP Azhari Zuanda, Kemisioner Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Komisioner Bawaslu Kota Ternate serta, 21 Komisioner Panwascam se Kota Ternate, 593 pengawas TPS dan 77 pengawas tingkat kelurahan.

Ketua Bawaslu, Provinsi Maluku Utara, Muksin Amrin, kepada sejumlah awak media usai menggelar apel siaga mengatakan, Apel hari ini dilakukan serentak di 10 kabupaten kota dan 115 titik.

“Apel hari ini dilakukan serentak di 10 kabupaten kota di Provinsi Maluku Utara, dengan jumlah 115 titik dengan 6.300 personil pengawas pemilu, apel ini untuk menghadapi pemilu serentak 17 April yang tinggal 3 hari lagi,” ungkap Muksin.

Lanjut Muksin, menghadapi pemilu ini Bawaslu mengarahkan seluruh kekuatan untuk memastikan tidak ada namanya politik uang.

“H Min 3 ini kita mengerahkan seluruh kekuatan untuk melakukan pengawasan di seluruh kabupaten kota untuk mengantisipasi politik uang, biasanya pada H min 3 inilah biasanya orang akan melakukan politik uang,” tambahnya.

Muksin juga menyampaikan kepada seluruh pengawas pemilu di tingkat kabupaten kota, kecamatan, hingga tingkat kelurahan untuk jangan sampai kecolongan.

“Saya sampaikan kepada pengawas jangan sampai kecolongan, untuk itu jangan ada yang tidur,” tutup Muksin. (HI)