Beranda Maluku Utara Sepanjang 2017 Sebanyak 1.692 Ekor Sapi di Kirim Keluar Malut

Sepanjang 2017 Sebanyak 1.692 Ekor Sapi di Kirim Keluar Malut

315
0
BAGIKAN

TERNATE – Balai Karantina Pertanian,  Kota Ternate pada 2017 tercatat melakukan pengiriman sapi keluar Malut sebanyak 1.692 Ekor. Hal ini diakui langsung oleh Kepala Seksi Karantina Hewan, Setyawan Paramularsih,  Senin (9/10) saat di ditemui diruang kerjanya.

“Pengiriman pada tahun ini sudah menurun jika dibandingkan pada tahun 2016 lalu, lanjut dia karena titik fokusnya bukan lagi pada satu pelabuhan saja namun ada beberapa pelabuhan diantaranya Tobelo – Bitung dan Bastiong – Bitung.  “Lebih banyak pengirimannya melalui Tobelo, ” jelasnya.

Untuk pengeluaran itu berasal dari Halmahera Timur (Haltim) Halmahera Utara (Halut)  Halmahera Barat (Halbar)  dan juga Halmahera Tengah (Halteng)  sedangkan untuk pengiriman sapi lebih banyak ke daerah Kalimantan, Palembang, dan Samarinda, dan pengeluaran sudah mencapai 1.692 ekor sapi, kata Setyawan.

Sementara pengawasan yang dilakukan pihak Karanatina Pertanian,  menurut dia,  pemeriksaan yang dilakukan dengan tujuan untuk mencegah masuk dan keluarnya hama penyakit yang ada pada hewan tersebut.

“Jadi yang kita lakukan pemeriksaan penyakitnya jika hewannya layak dan tidak ada masalah maka disilahkan untuk melakukan pengiriman keluar disilahkan”, ujarnya.

Untuk sejauh ini, ada beberapa sapi yang mengalami kegagalan pengiriman namun sangat sedikit terhitung sejak Januari 2017 hingga Oktober hanya terdapat 5 ekor sapi yang gagal keluar karena terkena bakteri Brusela.

“Brusela merupakan bakteri yang terdapat pada hewan jika hewan tersebut hamil keguguran terus,  jika hewan yang terkena bakteri tersebut maka merugikan petani juga sehingga jika terdeteksi terkena virus maka dilakukan penyembelihan agar tidak menular karena penyakit brusela juga bisa menular ke manusia juga,” kata Setyawan. (HARI)