Beranda Nasional Sujud Syukur Warnai Laga Dramatis Persiter Vs Tiga Naga

Sujud Syukur Warnai Laga Dramatis Persiter Vs Tiga Naga

833
0
BAGIKAN

TERNATE – Torehan prestasi yang sangat membanggakan kembali diukir oleh Persiter Ternate U-17. Tim yang memiliki julukan Laskar Kieraha asal Maluku Utara itu,  memastikan satu tiket menuju babak semifinal, dalam kompetisi Pertamina Piala Soeratin 2017, di Kabupaten Magelang Jawa Tengah, setelah mengalahkan tim Tiga Naga dari Riau dengan skor telak 3-2 di Stadion Gemilang, Senin (23/10) sore tadi.

Persiter Ternate berhasil mencuri gol saat pertandingan baru memasuki menit ke 17, melalui kelincahan kaki Fahmi Ishak. Namun pada menit ke-39, PS Tiga Naga Riau, berhasil menyamakan kedudukan hingga turun minum, keadaan  masih tetap 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua tim mulai saling menguasai bola dengan teknik masing-masing. Namun hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan waktu normal, kedudukan sama kuat 1-1, sehingga, pertandingan harus dilanjutkan dengan babak tambahan waktu 2×15 menit.

Memasuki perpanjangan waktu, tim yang diasuh oleh  trio pelatih Rahmad “Poci” Rivai, Qadar “Capo” Usman dan Zulkifli, mencoba untuk merubah pola permainan. Hasilnya, permainan Persiter semakin berkembang dan berhasil menambah 2 gol pada babak kedua perpanjangan waktu melalui M. Sebastian Veron Rasyid dan Facherza Sudin.

Saat wasit meniup peluit tanda pertandingan usai, seluruh pemain, pelatih dan official, bahkan sejumlah penonton yang menyaksikan laga dramatis, langsung sujud syukur. Tidak sedikit pemain Persiter bahkan meneteskan air mata sebagai tanda kebanggan, bisa memenangkan laga tersebut.

Pelatih kepala Persiter U-17 Rahmat “Poci” Rivai usai pertandingan, memberikan apresiasi terhadap semangat bertanding Persiter remaja, saat menghadapi PS Tiga Naga dari Provinsi Riau. Poci mengatakan, anak asuhnya mampu menjalankan instruksi pelatih, sehingga Laskar Kie Raha mampu meraih hasil maksimal dalam pertandingan tersebut.

Dia sendiri berharap anak asuhnya mampu mempertahankan performa terbaik, sehingga tim kebanggaan masyarakat Maluku Utara, bisa mengulang sejarah tahun 1979 saat itu Persiter Ternate menjadi juara piala Soeratin. “Tentu kami butuh dukungan dan doa restu seluruh masyarakat Maluku Utara, untuk terus melaju hingga partai puncak,” kata Poci sapaan akrab Rahmat Rivai.

Sementara itu manager Persiter U-17 Nuryadin Rahman mengatakan, keberhasilan Persiter U-17 melangkah pada babak semifinal, tak lepas dari dukungan dan doa restu masyarakat Maluku Utara. “Selain kerja keras pelatih, official dan seluruh pemain, tentunya, keberhasilan ini, tak luput dari dukungan serta doa restu masyarakat Maluku Utara,” katanya.

Sembari berharap, perjuangan Persiter Ternate menuju partai puncak kompetisi Pertamina piala Soeratin 2017 ini, mendapat dukungan dari semua pihak khususnya doa restu seluruh masyarakat Maluku Utara.
“Kami minta dukungan, doa restu semua komponen, agar sejarah tahun 1979 dapat diulang tahun ini”, pintanya. (HT)