Beranda Maluku Utara Sabua Pengembangan Kompetensi Aparatur Kepariwisataan dapat Dukungan Dari Berbagai Pihak

Sabua Pengembangan Kompetensi Aparatur Kepariwisataan dapat Dukungan Dari Berbagai Pihak

246
0
BAGIKAN

TERNATE – Focus Group Discussions (FGD) yang dilaksanakan oleh Junus Yau sebagai salah satu Reformer (pembuat perubahan) Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat PIM) Tingkat II Angkatan III Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Provinsi Bali yang dipusatkan di Benteng Kalamata Ternate Selatan pada Senin (30/10/2017), mendapat dukungan dari seluruh seluruh peserta yang hadir.

Dalam FGD itu Junus Yau mempresentasekan kepada seluruh peserta yang hadir terkait dengan hasil survey proyek perubahan yang telah dilakukan dengan mengangkat judul “Sabua Pengembangan Kompetensi Aparatur Kepariwisataan”. Dalam presentase itu mendapat tanggapan yang beragam, namun sebagian besar peserta mendukung gagasan dan inovasi yang digagas oleh Junus Yau itu, bahkan mereka meminta agar gagasan itu dapat dikembangkan di Pemkot Ternate.

Mentor (Pembimbing) Arifin Umasangaji usai FGD mengatakan, dari FGD yang telah dilaksanakan itu ada keinginan dari semua peserta agar dilakukan inovasi . “Dari FGD yang sama-sama kita ikuti tadi ada keinginan besar dari semua peserta FGD, kalau perlu adanya inovasi baru yang sesuai dengan keinginan reformer yaitu sabua pengembangan  kompetensi aparatur kepariwisataan”, katanya.

Menurut dia, dari hasil survey yang dilakukan ada beberapa persoalan yang perlu menjadi perhatian yakni berupa kecepatan pelayanan, keadilan untuk mendapatkan pelayanan, kesesuaian program Diklat, kesopanan dan keramahan petugas, ketepatan waktu pelayanan, kenyamanan di lingkungan pelayanan, “Maka kami merasa bahwa inovasi yang diangkat oleh reformer  Junus Yau ini penting untuk dilaksanakan. Dengan membentuk sebuah sabua pengembangan kompetensi aparatur kepariwisataan yang nanti menjadi pusat pelayanan aparatur yang ada di Pemerintah Kota Ternate”, jelasnya.

Apalagi dengan kondisi saat ini kata dia, dibutuhkan peningkatan sumber daya aparatur di bidang kepariwisataan, yang sesuai dengan visi besar Pemkot Ternate yang menjadikan Ternate sebagai Destinasi Wisata. Maka memerlukan dukungan pengembangan di sektor pariwisata yang sangat penting. “Olehnya itu BKPSDM Kota Ternate sudah memiliki keinginan dengan Sabua ini nanti akan fokus pada kompetensi aparatur yang berkaitan dengan kepariwisataan. Dan sebagai pejabat di Kota Ternate yang ditunjuk oleh Walikota untuk mendukung ini, kami akan mengawal ini dan diupayakan pada 2018 nanti anggaran terkait pengembangan SDM di Kota Ternate akan terus di tingkatkan”, tandasnya.

Sementara itu Reformer, Junus Yau yang juga kepala BKPSDM Kota Ternate mengapresiasi kepada tim efektif internal yang juga pejabat di BKPSDM serta tim efektif internal, yang menjadi proyek perubahan dirinya yang tersebar di 10 SKPD. “Terutama kepada jajaran kecamatan Ternate Selatan baik perangkat kecamatan maupun seluruh perangkat kelurahan, yang sudah sangat maksimal membantu saya untuk menyiapkan infrastruktur hari ini sehingga pelaksanaan FGD ini bisa berjalan dengan lancar”, kata dia.

Dikatakannya, setelah berkonsultasi dengan mentor maupun coach, apa yang menjadi usulan dari diskusi yang dilakukan itu sangat normative, dan hal tersebut nantinya menjadi referensi untuk pembenahan ke depan nanti.  “Sangat luar biasa teman-teman dan saya ucapkan terima kasih. Karena untuk peningkatan pelayanan administrasi kepegawaian, survey yang sudah dilakukan tidak serta merta harus dipakai namun harus meminta pendapat dari mereka, dan ternyata gagasan dari mereka sebanding dengan apa yang saya gagas bahwa perlu ada ruangan representative, dan selama ini diklat yang kita gagas ternyata harus di benahi dan itu akan kita konkritkan di 2018 nanti”, tegas dia.( HT)