Beranda Maluku Utara Mesin Mati, Nelayan Ternate Hanyut di Perairan Makian

Mesin Mati, Nelayan Ternate Hanyut di Perairan Makian

410
0
BAGIKAN

BMKG Menghimbau Waspada Cuaca Buruk

TERNATE,  Cuaca ekstrim mulai menghantui masyarakat Maluku Utara (Malut), khususnya  Kota Ternate, Senin (13/11/2017), tercatat dalam prakiraan Cuaca Badan Meorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate, cuaca di Kota Ternate mencapai 29 derajat celsius, dengan kecepatan angin 5 Km/Jam, intensitas hujan berkisar 60 persen, dan kelembaban 80 persen.

Akibatnya sebuah kapal nelayan  mengalami Trouble Engine (Mati Mesin) saat melaut di perairan Ternate semenjak pukul 07.00 Wit dan hanyut terbawa arus sampai di perairan Makian, Halmahera Selatan pada pukul 14.00 Wit, mereka mengalami mati mesin.

Kabag Humas Badan Sar Nasional (Basarnas) Kota Ternate Ikshan M Nur saat di konfirmasi oleh wartawan mengungkapkan, kedua nelayan yang melaut tersebut atas nama Udi (37) dan Risno (22).

“Terjadi trouble engine saat itu juga tidak ada jaringan telepon hingga mereka sampai di perairan Makian, setelah mendapat Jaringan barulah mereka menghubungi keluarga yang ada di Jambula, Kecamatan Pulau Ternate”, jelas Ikshan

Kata Dia setelah keluarga mendapat informasi tersebut, Basri Kanaha langsung menuju Kantor Sar untuk melaporkan.

“Kami mendapat laporan dari Bapak Basri pukul 16.05 Wit dan langsung bersiap untuk melakukan Operasi Penyelamatan”.

Beruntung kedua nelayan tersebut berhasil diselamatkan dan dikembalikan di Keluarga, di Kelurahan Jambula, Pulau Ternate.

Harapannya kedepan jika akan melaut, diharapkan agar  para nelayan Lebih berhati-hati karena saat ini cuaca belum bersahabat.
Koordinator BMKG Malut, Sulimin menambahkan, dengan tingginya intensitas hujan beberapa waktu terakhir, masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati, terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan jalan licin.

“Dari kondisi atmosfer terkini, masih terpantau beberapa infikasi munculnya potensi, terjadi hujan lebat disertai kilat/petir di beberapa wilayah Maluku Utara”, tutup Sulimin. (HT)