Beranda Nasional Baik Buruknya Perikanan di Malut

Baik Buruknya Perikanan di Malut

86
0
BAGIKAN
Kepala Tim BI Malut, Duddy Adiyatna.

JAKARTA – Pelatihan media massa dan gathering wartawan Maluku Utara, yang di selenggarakan di Hotel Mercure, melibatkan sebanyak 30 wartawan lokal maupun nasional baik media cetak, Televisi juga Online.

Dalam sambutan kepala Tim BI Malut, Duddy Adiyatna, menyampaikan sembilan fungsi Bank Indonesia dan perkembangan ekonomi terkini juga tantangan Malut ke depan.

Menurutnya bahwa penghasilan maupun konsumsi masyarakat Maluku Utara sebagian besarnya adalah perikanan namun penyumbang inflasi Malut itu juga berasal dari perikanan. “Maluku Utara adalah penghasil ikan tetapi, ikan juga menjadi penyumbang inflasi di Maluku Utara,” ujarnya Rabu (30/5).

Kata dia, Hal itu kemungkinan di pengaruhi oleh daya tangkap nelayan atau nelayan justru lebih memilih untuk menjual hasil perikanan mereka ke luar daerah dengan harga yang lebih menguntungkan, “Kemungkinan karena hasil tangkap nelayan,” katanya.

“Bank Indonesia memang konsennya untuk inflasi, jadi inflasi sebetulnya jika kita konsen lebih dalam kita bisa mengetahui bagaimana Bank Indonesia bisa mempengaruhi inflasi”, jelasnya.

Masih kata Duddy, “Jadi yang mempengaruhi inflasi itu Intinya ada dua yakni permintaan dan penawaran, pada saat permintaannya lebih tinggi dari penawaran. Harga pasti naik, dan penawaran banyak permintaannya kurang harga pasti turun”, cetusnya. (HT)