Beranda Hukrim Dipicu Adu Mulut, Pelaku dan Korban Masuk Rumah Sakit

Dipicu Adu Mulut, Pelaku dan Korban Masuk Rumah Sakit

303
0
BAGIKAN

TERNATE – Nasib nahas menimpa ZS (16) dan LM (19) warga kelurahan Makasar Timur, kota Ternate. Sebab, keduanya diduga ditikam oleh salah seorang oknum anggota polisi berinisial MA (22) warga kelurahan Soa. Sabtu (11/08) sekira pukul 03.00 WIT.

Menurut saksi GDM (16), MA saat itu terlibat adu mulut dengan ZS dan LM di pangkalan Lelong, kelurahan Makasar Timur, yang mana pangkal persoalannya tidak diketahui.

Dalam adu mulut itu, MA mengatakan kepada ZS dan LM bahwa dirinya adalah seorang anggota namun tak digubris oleh ZS maupun LM malah tetap melakukan adu mulut. Dan Saat itu GDM sempat menelarai namun MA tidak menghiraukan dan hanya mundur, namun diduga korban dan teman-temannya mulai menyerang MA.

Saksi GDM kemudian melihat MA mencabut pisau dari balik bajunya dan saksi seketika itu langsung mundur.

Sementara LM diduga tidak melihat MA mencabut pisau dan LM langsung menyerang. Karena diserang, MA lalu menyerang LM memakai pisau dengan cara menusuk korban di dada bagian kiri.

Dari informasi yang dihimpun media ini pula, bahwa pada saat LM di tusuk oleh MA, rekan LM lalu menyerang MA. Namun yang bersangkutan mundur dan membela diri dengan pisau mengenai korban ke 2 (ZS) tepat di bagian bahu sebelah kiri dan pipi sebelah kiri.

Setelah itu MA kemudian menghindar karena dikejar oleh massa. MA lari menuju ke arah barat tepatnya di kelurahan Soa-Sio, Ternate Tengah. Namun nahas MA tak bisa menghindar jauh karena dikeroyok oleh massa dan mengalami luka-luka.

Saat dikeroyok oleh massa, beruntung ada anggota Polres Ternate yang saat itu sedang piket, melintas di tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat MA sudah dikeroyok oleh massa.

MA bersama barang bukti lalu diamankan di rumah pak lurah, di kelurahan Soa-Sio, Ternate Tengah. Setelah itu di bawa ke Mapolres dan anggota SPKT Polres Ternate membawa MA ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis akibat dikeroyok. Sementara korban juga dilarikan ke RSUD Chasan Boesoiri Ternate.

Sementara itu, Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda, S.IK dihubungi gamalamanews.com, Sabtu (11/08) sore ini, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dan mengatakan, saat ini pihaknya fokus untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Iya betul pak. Saat ini kami fokus lakukan penyelidikan untuk mengetahui betul kejadiannya,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, meminta maaf atas kejadian tersebut serta bakal menindak dengan tegas oknum anggota yang terlibat dalam kejadian itu.

“Kami meminta maaf atas kejadian ini, tadi Wakapolda, Kabid Propam dan Kapolres Ternate sudah menjenguk korban ke RSUD, untuk biaya rumah sakit akan ditanggung oleh kepolisian dan anggota yang terlibat akan ditindak dengan tegas,” tutur Kapolres. (SS)

Tinggalkan Balasan