Beranda Maluku Utara Kecelakaan Kerja Renggut Nyawa Karyawan Ginang Fohu

Kecelakaan Kerja Renggut Nyawa Karyawan Ginang Fohu

181
0
BAGIKAN
Korban saat di evakuasi

TALIABU – Yulianus Bantu, warga Desa Dege, salah satu karyawan swasta yang bekerja sebagai mekanik di perusahan kayu Ginang Fohu, meninggal setelah mengalami kecelakaan kerja.

Jckson Matahari (20) Warga Dusun Behi, Desa Mintun Kecamatan Taliabu Barat, yang saat itu berada bersama dengan korban, mengisahkan peristiwa Jumat nahas tersebut.

Kisahnya, pada hari jumat (21/9/2018) pukul 08:30 WIT, bertempat di Camp Buyang. Korban yang saat itu bersama dengan 3 karyawan lainnya sedang mengendarai tracktor cat.06, yang dikemudikan oleh Jackson untuk memperbaiki tractor cat 08, yang mengalami kerusakan kebocoran pipa nozel dilokasi atas air Buyang yang jaraknya 2 km dengan Camp Buyang.

Saat tiba dilokasi, korban langsung mengecek kerusakan trcktor cat 08, ternyata kebocoran pipa nozel tidak dapat diperbaiki dan harus digantikan dengan pipa nozel yang baru. korban lantas menyuruh Rivan dan Jackson untuk mengambil pipa nozel di Camp Buyang dengan mengendarai tractor cat 06, tetapi dalam perjalanan tracktor cat 06 mengalami kerusakan tidak jauh dari lokasi kejadian. Sehingga dengan inisiatif sendiri, korban pergi turun mengambil pipa nezel di Camp Buyang.

Setelah kembali Renaldi ikut bersama-sama dengan korban untuk membantu setelah selesai perbaikan kerusakan pipa Nozel tractor Cat 08 korban langsung berjalan pindah ke tractor Cat 06 yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tractor Cat 08.

Kira-kira 15 meter yang mengalami kerusakan stering kiri dan stater, korban langsung naik keatas traktor Cat 06 dan disusul oleh Jackson dan naik di rantai tractor Cat 06. Setelah tibanya Jackson, korban langsung memberikan sepotong besi kepada Jackson dan menyuruh untuk mengetuk dinamo stater, tetapi belum sempat mengetuk dinamo stater korban berhasil menghidupkan tracktor.

Setelah itu korban menarik gas full dan handel brake lalu handel mundur tracktor, tracktor Cat 06 langsung berjalan mundur, dengan spontan Jackson yang berada diatas rantai tracktor lansung melompat sebab tracktor telah berjalan mundur menuju ke jurang air buyang, yang berjarak 2 meter dari lokasi kerusakan tracktor.

Kejadian yang begitu cepat dan jarak tracktor yang dekat dengan jurang, membuat Jackson tidak lagi sempat melihat korban melompat. Karena Jackson lebih dulu terjatuh setelah melompat dari tracktor.

Melihat tractor terjatuh kejurang, Jackson lari menuju lokasi jatuhnya tracktor lalu Jackson teriak memanggil nama korban, namun korban tidak menjawab. Jackson dan dua teman lainnya lalu berjalan melihat korban dari atas jalan.

Setelah dilihat, ternyata korban telah terbaring kaku dan menderita luka serius. Di duga korban terlindas alat berat yang terjatuh ke jurang.

Setelah melihat kondisi korban ketiga saksi turun ke Camp Buyang seterusnya ke Camp Behi untuk memberitahukan kejadian tersebut, kemudian korban di bawa ke Puskesmas Gela untuk divisum. (HH)