Beranda Komunitas Terpilih Sebagai Ketua DPD KNPI Malut, Irman Saleh akan Fokus pada Tugas...

Terpilih Sebagai Ketua DPD KNPI Malut, Irman Saleh akan Fokus pada Tugas dan Fungsi Pemuda dalam Mengawal Pembangunan Daerah

518
0
BAGIKAN
Irman Saleh, terpilih sebagai Ketua KNPI Maluku Utara Periode 2019-2022.

TERNATE – Irman Saleh, terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Utara, Sabtu 20 Juli, periode 2019-2022.

Irman, terpilih menjadi Ketua KNPI Malut setelah menjadi satu-satunya calon yang mengembalikan berkas pendaftaran selaku bakal calon Ketua DPD KNPI Malut.

Sementara empat Kandidat lainnya, yakni Thamrin Gani, Sri Endang Aris, Bahrun Mustafa, dan Iksan Badarudin, tidak mengembalikan berkas pencalonan. Sehingga oleh presidium sidang Musda, empat kandidat tersebut gugur sebagai calon ketua, dan Irman Saleh ditetapkan sebagai Ketua DPD KNPI Malut.

“Menetapkan Irman Saleh sebagai Ketua DPD KNPI Maluku Utara Periode 2019-2022,” ujar ketua presidium sidang Musda VI KNPI Malut.
Dalam pencalonannya selaku Ketua DPD KNPI Malut, Irman memperoleh dukungan dari 9 DPD KNPI Kabupaten/Kota seluruh Maluku Utara, dan 15 organisasi kepemudaan (OKP) serta organisasi sayap Parpol.

Irman Saleh kepada wartawan usai Musda, mengucapkan terima kasih kepada 10 DPD KNPI se Provinsi Maluku Utara dan OKP yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin organisasi kepemudaan Maluku Utara.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua teman-teman DPD KNPI Kabupaten Kota, terutama 9 DPD yang memberikan rekomendasi ke saya dan OKP Cipayung juga,” ungkap Irman.

Alumni Prodi Komunikasi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) ini menegaskan, KNPI akan menjadi mitra kritis bagi pemerintah provinsi dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah.

“Kita akan jadi mitra yang kritis, jika kebijakan pemerintah keliru akan kami kritisi. Tidak hanya sebatas kritik tapi KNPI akan memberikan solusi. Apalagi KNPI diisi pemuda-pemuda yang cerdas, baik itu akademisi, politisi dan juga jurnalis,” tegas Irman.

Jurnalis senior ini menyebutkan, KNPI dibawah kepimpinannya tidak akan memperdebatkan dualisme KNPI yang kini merongrong KNPI. Namun dirinya lebih fokus pada pengembalian jati diri pemuda dalam mengawal pembangunan daerah.

“Urusan penyatuan KNPI itu tanggung jawab DPP. Saya akan lebih fokus pada mengembalikan tugas dan fungsi pemuda dalam mengawal pembangunan daerah,” sebut Irman.

Namun Irman tidak akan menutup pintu koordinasi bagi KNPI tetangga, jika ada isu-isu daerah yang patut dikawal bersama.

“Saya akan bangun komunikasi dan koordinasi bagi teman-teman KNPI sebelah, jika ada kebijakan daerah yang perlu dikawal bersama, pasti saya akan koordinsasi,” akhirnya, sembari menambahkan, dirinya juga akan membangun komunikasi dengan lima kandidat lainnya yang tidak sempat ikut bertarung.