Beranda Advetorial Jelang Ramadhan Pemkot Ternate Sidak Mall

Jelang Ramadhan Pemkot Ternate Sidak Mall

436
0
BAGIKAN
Rajia yang dilakukan Wakil Walikota Ternate

Gamalamanews.com-Ternate, Rajia produk makanan disejumlah pasar modern (Mall) siang tadi dilakukan oleh Pemerintah Kota Ternate (16/5/2017).

Wakil Walikota Ternate H. Abdullah Taher yang memimpin langsung rajia dadakan itu menyambangi sejumlah Mall dan Mini Market didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Karantina Pertanian serta Satpol PP Kota Ternate.

“Ini adalah kegiatan rutin Pemkot Ternate, untuk memastikan keamanan bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat,” ujar Wakil Walikota.

Dalam rajia tersebut petugas berhasil mengamankan  sejumlah bahan makanan yang tidak memiliki ijin dari  Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Bahan makanan yang disita berupa makanan daging ikan olahan (bakso ikan) tanpa merk, dan sejumlah makanan kemasan yang sudah diduga sudah expired.

“Semua temuan sudah ditarik, temuan seperti ini sudah pernah ditemukan beberapa waktu lalu dan ini sangat berbahaya, kita akan panggil pengelola untuk berikan penjelasan, jika kedepan mereka masih menjual bahan makanan yang sudah kadaluarsa maka kita akan cabut ijin usahanya”, tegas  Wakil Walikota Ternate.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Ternate dr Fathia Suma mengatakan rajia yg dilaksanakan hari ini, untuk memastikan bahan makanan yang dijual pada pasar modern tersebut aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

“Yang ditemukan dan kita amankan itu adalah bakso ikan hasil olahan industri rumah tangga dan choco chips yang warnanya sudah berubah selain itu ada sejumlah bahan makanan yang sudah expired namun masih dijual bahkan dijadikan bonus produk lain” ujarnya.

Jelang bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari ini, Pemerintah Kota Ternate dan jajarannya akan melakukan pengawasan ketat terhadap produk makanan yang beredar dimasyarakat, hal ini dilakukan untuk menghindari beredarnya makanan kadaluarsa dan penggunaan bahan-bahan berbahaya di tengah-tengah masyarakat. (DW)