Beranda Halmahera Selatan Pendidikan dan Kesehatan Masih Tertinggal

Pendidikan dan Kesehatan Masih Tertinggal

530
0
BAGIKAN
Wakil Bupati Halsel saat meninjau Polindes di Desa Karamat Kecamatan Kayoa Halmahera Selatan

Iswan : Kita Akan Penuhi

LABUHA – Warga masyarakat di 249 Desa yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), hingga saat ini belum memiliki pelayan kesehatan yang baik, seperti bidan, alat kesehatan serta meubeler Polindes.

Padahal, di sejumlah desa yang ada di Halsel sudah menyediakan fasilitas kesehatan seperti Pondok Bersalin Desa (Polindes).
Informasi yang dihimpun wartawan, masyarakat di desa-desa pesisir Kecamatan Kayoa sangat membutuhkan tenaga kesehatan. Hal ini dikarenakan, bidan yang ditugaskan di Polindes sebelumnya diduga telah meninggalkan tempat tugas.

“Dulu pernah ada bidan setelah itu dia pergi hingga saat ini, kami sudah lapor ke Diknas namun belum direalisasi,” ungkap salah satu warga Desa Kida Kecamatan Kayoa, Muslim A Imam. Sejak ditinggal petugas itu kata Muslim, masyarakat tak bisa lagi mendapatkan pelayanan kesehatan. “Keberadaan petugas itu tentu masyarakat cukup terbantu dengan kehadirannya untuk melayani kesehatan apabila dibutuhkan sewaktu-waktu,” ujarnya.

Ironisnya, saat warga setempat sakit harus dilarikan ke desa tetangga, yakni Puskesmas Desa Lelei atau Puskesmas Kayoa Kecamatan.
“Kalau musim ombak terpaksa kita usaha dengan obat-obat kampung,” ujarnya.

Sementara, hal yang sama juga ditemukan langsung oleh Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim, saat melakukan sidak di Kecamatan Kayoa Jum’at kemarin, dimana dirinya menemukan berbagai keganjalan baik Polindes maupun sekolah yang ada di desa-desa tersebut.
“Desa Karamat Kecamatan Kayoa, Polindesnya tidak ada meubeler dan alkes, ini aneh,” terangnya.

Olehnya itu, kata Iswan, pihaknya akan menindaklanjuti semua keluhan warga dengan memanggil instansi terkait untuk melakukan evaluasi terkait kebutuhan polindes dan sekolah.
“Kita akan segera panggil dinas terkait untuk penuhi,” singkatnya.(Raja)