Beranda Maluku Utara Pasar Murah Kementerian Ketahanan Pangan dan Dinas Ketahanan Pangan Malut Salah Sasaran?

Pasar Murah Kementerian Ketahanan Pangan dan Dinas Ketahanan Pangan Malut Salah Sasaran?

425
0
BAGIKAN

SOFIFI – Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018, Kementerian Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Utara (Malut), dan Dinas ketahanan pangan Kota Ternate menggelar pasar murah di depan Gedung Duafa Center, Rabu 20/12/17.

Dari pantauan reporter Gamalamanews.com di lapangan, Sembako yang dijual adalah, beras komersil tipe fak, beras premium Bulog, beras produksi pangan, bawang putih, minyak goreng, gula pasir dan terigu.

Beras Komersil tipe fak dijual dengan harga Rp. 10.400 per kg, beras premium bulog dengan harga Rp. 9000 per kg, beras produksi pangan dengan harga 7500 per kg, minyak kelapa dengan harga 10.400 per liter,; terigu dengan harga 8000 per kg, bawang putih dengan harga 18.000 per kg, gula pasir dengan harga 10.000 per kg, demikian ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Malut, Saiful Turui saat memantau langsung pasar murah.

“Target penjualan kita adalah masyarakat yang merayakan Hari Raya Natal dan tahun baru 2018, tapi memang dalam konteks ini kita mengakui bahwa ini menjadi catatan untuk Dinas Pangan kedepan, bahwa ternyata kebijakan ini harus dirubah karena ini arahan langsung dari kementerian” tutur Saiful.

“Program pasar murah ini merupakan program pusat yang bekerja sama di Dinas aketahanan Pangan Provinsi Malut”, ungkap Saiful Turuy.

Namun meski pasar murah berjalan lancar, tapi ada beberpa pangan yang tidak tersedia seperti bawang merah dan telur.

Selain itu juga, target kementerian melaksakan pasar murah ini untuk masyarakat yang merayakan Natal, namun kenyataan dilapangan tidak sesuai dengan target Kementerian Ketahanan Pangan. (HI)