Beranda Maluku Utara Menjelang Natal dan Tahun Baru Kebutuhan Uang Cash Malut Naik Capai 10...

Menjelang Natal dan Tahun Baru Kebutuhan Uang Cash Malut Naik Capai 10 Persen

223
0
BAGIKAN

TERNATE – Kebutuhan uang rupiah pada saat hari besar keagamaan yakni Natal dan Tahun Baru mulai terlihat. Bahkan untuk mengantisipasi kebutuhan uang rupiah di masyarakat Maluku Utara, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku Utara (Malut) telah mengantisipasi terlebih dahulu.

Kepala BI Malut Dwi Tugas Waluyanto ketika dikonfirmasi, Jumat (22/12/2017) kepada wartawan, terkait peredaran uang rupiah, BI telah melakukan antisipasi berupa penambahan jumlah uang cash  dengan meminta bantuan dari Jakarta.

“Kami juga memasok uang ke dua kas titipan di Labuha, Halmahera Selatan dan Tobelo, Halmahera Utara,” katanya.

Sementara itu  menurut Dwi kebutuhan uang cash menjelang Natal dan Tahun baru di Malut telah diantisipasi oleh BI Malut bahkan untuk persediaan uang sangat memadai, dan BI juga sudah menyediakan 3 kali lipat dari jumlah kebutuhan masyarakat.

Peningkatan kebutuhan uang cash sangat signifikan itu di Kabupaten Halmahera Utara, disebabkan Halut adalah salah satu wilayah Malut yang saat ini sedang merayakan hari besar keagamaan. Untuk seluruh Malut kenaikan kebutuhan uang cash sekitar 10%. Khusus di Halut sekitar 20%. “Di Halut kebutuhan uang cash lebih banyak karena di Halut banyak saudara-saudara kita yang merayakan Natal,” pungkas Dwi. (HT)