Beranda Maluku Utara Gunakan Strategi Perang, AHY siapkan diri Untuk Pertarungan Politik?

Gunakan Strategi Perang, AHY siapkan diri Untuk Pertarungan Politik?

258
0
BAGIKAN

TERNATE – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), buka suara soal terkait isu dia bakal ikut meramaikan pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Kepada GamalamaNews.com di pertemuan salah satu restoran Royal dan Resto, kawasan Santiong, Ternate Tengah, Sabtu (27/1/2018).

Kedatangan AHY ke Maluku Utara  benar merupakan bagian dari konsolidasi menjelang Pilpres 2019, hal itu di akui secara blak-blakan oleh AHY di depan awak media.

“Tidak salah kalau masyarakat berfikir dan selalu mempertanyakan, apa  tujuan saya berkunjung ke suatu daerah, walaupun tiap orang punya hak untuk berkunjung ke tiap daerah”, ujarnya.

Hak saya sebagai warga negara, yang belum tahu banyak hal dan saya ingin terus memahami, negara ini yang memiliki keberagaman dan kekayaan alam, dan lain sebagainya

“Itulah alasan pertama saya ingin berkunjung ke berbagai daerah,” tutur AHY.

AHY mengatakan, saya sudah berkomitmen agar di awal tahun 2018 ini saya  bisa berkunjung dan saya mulai dari kawasan Timur Indonesia, Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara.

“Ini  penting karena saya harus melengkapi pemahaman saya tentang Indonesia,” tegasnya.

Saya hanya ingin mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, kalau di militer itu, orang bilang ngapain latihan terus perangnya kapan, ngapain modernisasi alutsista, perangnya kapan? Tapi jangan salah, kalau ngga nyangka keadaan membutuhkan, dan tidak siap senjata maupun prajuritnya, ya pasti kalah.

“Sama dengan pertempuran dalam tanda kutip kompetisi politik, analoginya serupa, saya hanya mempersiapkan diri melatih diri, memperluas wawasan, memperluas jaringan, mengenalkan diri kepada masyarakat, karena saya ingin melengkapi diri dengan lebih baik lagi,” jelas putra kedua SBY tersebut.

Masih kata AHY, kapan digunakan hanya Tuhan yang tahu, apakah saya kembali masuk ke sebuah kompetisi politik, seperti di Jakarta yakni pada level awal ataukah nasional secara pasti hanya Tuhan yang tahu.

“Akan tetapi saya bukan orang yang tidak memiliki tujuan, saya ingin menjadi salah satu putra terbaik bangsa, yang dapat berkontribusi untuk masyarakat dan negerinya,” tandanya. (HT)