Beranda Maluku Utara Bawaslu Ajak Semua Pihak Perangi Politik Uang dan Politisasi SARA

Bawaslu Ajak Semua Pihak Perangi Politik Uang dan Politisasi SARA

275
0
BAGIKAN

TERNATE – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut), Rabu 14/02/18 mengelar sosialisasi pengawasan pemilu atau deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politik SARA yang bertempat di Cafe n Resto Florida Kelurahan Ngade, Kecamatan Kota Ternate Selatan.

Hadir dalam deklarasi  ini perwakilan partai pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 diantaranya Partai Golkar, Partai Keadilan sejahtera, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), PBB, PKB, PAN, PKPI, Hanura dan Nasdem.

Selain itu juga turut hadir Kejaksaan Tinggi, Nahdatul Ulama Maluku Utara, Mahasiswa, dan pelajar SMA sederajat.

Selain Deklarasi Bawaslu juga mengelar diskusi politik uang dan SARA yang di berikan oleh Ketua KPU Sahrani Somadayo, Ketua Bawaslu Muksin Amrin, Ketua DPRD Alien Mus, Rektor Universitas Muhammadiyah Saiful Deni, Ombutsman Malut dan Ketua Komite pemantau pemilu Nurdin.

Ketua bawaslu, Muksin Amrin mengatakan, “Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah menyampaikan kepada publik bahwa sesungguhnya politik uang itu akan merusak nilai-nilai demokrasi di Maluku Utara. Politik uang ini juga dikhawatirkan akan menjadi perbuatan korupsi usai pasangan calon itu menjadi gubernur”, tutur Muksin.

Muksin juga menambahkan,  Untuk itu diharapkan pasca deklarasi ini menjadi kesadaran bagi kita semua, terutama bagi pihak yang berkepentingan secara langsung untuk menjadikan politik uang dan politisasi SARA sebagai anti kita bersama.

Selain itu, Bawaslu juga membagikan bunga kepada masyarakat pengendara roda dua dan roda empat yang melewati jalan Ngade sebagai simbol kedamaian. (HI)