Beranda Maluku Utara Kemendag RI Terjunkan Tim Awasi Harga dan Ketersediaan Barang di Malut

Kemendag RI Terjunkan Tim Awasi Harga dan Ketersediaan Barang di Malut

232
0
BAGIKAN

TERNATE – Sudah menjadi tradisi saat bulan puasa ramadhan datang, harga barang akan melonjak naik. Begitu pula, saat hari Raya Idul Fitri.

Untuk mencegah gejolak harga dan ketersediaan pangan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI akan menerjunkan tim, untuk memantau ketersediaan bahan pokok dan harga barang di seluruh provinsi di Indonesia. Meski sejauh ini pasokan dan ketersediaan barang di Maluku Utara masih aman.

Kepala Badan Pengkajian Perdagangan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI Dr. Ir. Kasan. M.M, dalam kunjungan kerjanya di Bulog Ternate , Selasa (01/05), mengatakan, “Secara keseluruhan pasokan relatif aman, kecuali tadi yang minta segera tiba, bawang merah yang dari NTB, kalau yang lain saya kira aman, beras, daging beku, minyak goreng banyak, kemudian gula juga banyak, yang lain daging gak masalah, telur juga banyak cuma harganya relatif naik, ya bawang merah itu yang akan dipasok, karena kita ada Bulog, bisa komunikasi juga”, jelas Kasan.

Lebih jauh Kasan menjelaskan, akan menerjunkan tim untuk memantau harian pada tanggal 28 Mei 2018, “Dari Kementerian akan menerjunkan masing-masing unit Eselon I ke seluruh 34 Provinsi di Indonesia mulai tanggal 28 Mei sampai 14 Juni, kita monitor terus, kemungkinan seperti tadi, di Hypermart, beras medium, premium begitu dikasih diskon, dua hari di raknya habis, kan logikanya gak mungkin ada rumah tangga memborong beras berton-ton, jadi kita sudah komunikasikan dengan Satgas Pangan untuk mencegah itu makanya kita monitor terus”, jelasnya.

Upaya pihaknya ini, untuk mengontrol harga dan ketersediaan barang di Provinsi Maluku Utara, “Jadi staf saya tidak pulang sampai 14 Juni, dari tanggal 28 Mei, sebelum lebaran belum boleh pulang”, tegasnya. (Red)