Beranda Maluku Utara Kontraktor Pembangunan Talud Tobona akan di Panggil

Kontraktor Pembangunan Talud Tobona akan di Panggil

528
0
BAGIKAN
Pembangunan talud di Tabona yang disoal warga.

TERNATE – Terkait pembangunan Talud secara sepihak yang dilakukan oleh pemilik lahan di kelurahan Tobona, RT 8, RW 3, bekas bencana longsor satu tahun silam yang menewaskan 2 warga yakni Namira (13) dan Takdir, (7) itu, di keluhkan oleh warga yang bermukim di kawasan tersebut, Rabu (2/5).

Pasalnya menurut pengakuan salah satu warga. Pembangunan talud itu tidak sesuai akibatnya ketika turun hujan maka berdampak pada bangunan yang ada di kawasan tersebut.

Evakuasi korban longsor di Tobona.

“Akibat dari pembuatan talud tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga di bawah pembangunan tersebut, termasuk rumah saya, mengalami dampak ketika hujan lebat, rumah warga disekitarnya terbenam air,” keluh Darmin H. Taher salah satu warga yang bermukim di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Ternate Abdullah Taher, mengaku pembangunan talud untuk pembangunan perumahan yang berada di Kelurahan Tabona bertempat di RT 08/RW 03 yang mengancam kenyamanan warga setempat, akan di panggil lurahnya untuk diminta keterangan terkait pembangunan yang mengusik masyarakat sekitar pembangunan perumahan tersebut.

Abdullah mengaku, pembangunan yang mengganggu aktifitas sekitar RT 08 tersebut, bakal dilakukan panggilan terhadap kontraktor yang melakukan pembangunan di area tersebut.

“Nanti kita panggil kontraktor pelaksananya, jangan sampai melakukan pembangunan namun yang harus dipikirkan keselamatan masyarakat yang mendiami disitu, jangan sampai makan korban maka masalahnya semakin besar”, tuturnya.

Sementara itu, Abdullah juga bakal meminta kepada Dinas PUPR untuk memastikan pembangunan tersebut di bangun oleh pihak mana. Agar dijelaskan dan mengantisipasi pembangunan tersebut.

“Nanti saya meminta Dinas PUPR untuk memanggil proyek pelaksana, nanti kita cari tahu siapa pemiliknya nanti kita panggil,” ungkapnya.

“Nanti dilakukan panggilan terhadap Lurah Tabona untuk mencari tahu pembangunan tersebut”, singkatnya. (HT)