Beranda Halmahera Barat Soal Irigasi Gamtala dan Toboso, Wabup akan Panggil Dinas Terkait

Soal Irigasi Gamtala dan Toboso, Wabup akan Panggil Dinas Terkait

385
0
BAGIKAN

JAILOLO – Pekerjaan proyek irigasi Lolory yang berlokasi di desa Gamtala dan irigasi desa Toboso keduanya  dianggarkan  berkisar Rp 34 miliar melalui sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016.

Irigasi ini retak bahkan ada yang ambruk diduga bukan karena dampak banjir melainkan pekerjaannya tidak layak dan kurang matang dikarenakan pekerjaan tidak sesuai dengan RAB.

“Sebelum ambruknya Irigasi Taboso, Saya pernah meninjau, tetapi sudah melihat dari hasil konstruksi itu bukan akibat karena bencana”, kata Wakil Bupati Halbar Ahmad Zakir Mando, saat dikonfirmasi wartawan di kantor Bupati Halbar Jum’at (11/5).

Dirinya mengaku ambruk irigasi itu karena pekerjaan di lapangan kurang matang bahkan tidak sesuai dengan RAP.

“Persoalan proyek itu selain pekerjaan tidak berkualitas. Perencanaan pembangunan tidak matang”, ucapnya.

Sementara itu, terkait dengan ambruknya Irigasi Taboso Kecamatan Jailolo, akibat banjir, Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando, bakal melakukan rapat evaluasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR).

“Saya akan memanggil dinas terkait dan melakukan rapat evaluasi bersama untuk cari solusi”, janji dia.

Padahal kedua Irigasi yang berada di lokasi berbeda dan dikerjakan oleh kontraktor berbeda pula, dan baru saja selesai dikerjakan pada sebulan lalu.

Irigasi Taboso dikerjakan PT. Ideal Kontraktor, nomor kontrak, nomor Kontrak 610/14/SDA/DAK – TAMBAHAN/ PU – HB/X/ 2016, dengan anggaran Rp Rp. 16, 896 miliar, sedangkan irigasi Lolori yang dikerjakan PT. Bina Bangun Sakti, nomor Kontrak 610/13/SDA/ DAK – TAMBAHAN/ PU- HB/ X /2016. Menelan anggaran sebesar Rp. 17,488 miliar.

Berdasarkan amatan wartawan, dinding yang retak bahkan ada yang ambruk di kedua pembangunan tersebut yaitu, untuk irigasi Taboso sepanjang kurang lebih 20 meter, sedangkan untuk irigasi Lolori sepanjang kurang lebih 25 meter.

Namun untuk irigasi Taboso sudah dilakukan perbaikan sementara irigasi Lolori belum dilakukan perbaikan. (UK)