Beranda Halmahera Barat Partisipasi Masyarakat Halbar Dalam Pemilu di Halbar Berkurang Drastis

Partisipasi Masyarakat Halbar Dalam Pemilu di Halbar Berkurang Drastis

388
0
BAGIKAN

JAILOLO – Partisipasi masyarakat terhadap Pilkada serentak di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil gubernur Maluku Utara periode 2018 – 2023 berkurang drastis.

“Memang partisipasi pemilih di Halbar pada Pilkada kali ini sangat berkurang dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya,” kata ketua Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Halbar,  Aknosius Datang, pada wartawan Rabu, (27/6/2018).

Lanjut dia, namun untuk kepastian berapa banyak partisipasi pemilihnya belum bisa kita pastikan,  sebab masih dalam proses perekapan suara di tingkat desa maupun ditingkat Kecamatan.

“Nanti setelah selesai perekapan suara baru bisa kita pastikan berapa banyak partisipasi pemilihnya,” ketua Panwaslu Halbar.

Namun saat disentil faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penurunan angka partisipasi pemilih itu.

“Itu bisa saja terjadi akibat kurangnya pemahaman terhadap regulasi oleh penyelenggara dalam hal ini PPS (Petugas Pemungutan Suara),” terang.

Lanjutnya, itu seperti yang terjadi di beberapa Desa yakni Desa Teden dan Hatebicara Kecamatan Jailolo, dan Desa Gamomeng Kecamatan Sahu.

Dia juga mencontohkan, “Ada peserta pemilih yang memiliki Form C 6 (undangan) namun dalam kondisi sakit, karena alasan hujan PPS tidak mendatangi rumah yang bersangkutan, dan memulai perhitungan suara,” jelasnya.

Lanjutnya menambahkan, selain itu ada juga temuan kami,  ada partisipasi yang memiliki Form C 6 mendatangi TPS tanpa membawa E-KTP disuruh pulang oleh PPS. Setelah kembali dan mendapatkan penjelasan ada sebagian partisipasi pemilih tidak lagi kembali memberikan hak suaranya,” cetusnya.(UK)