Beranda Halmahera Utara Pesona Halmahera Utara, Negeri para Canga yang siap Memikat Wisatawan

Pesona Halmahera Utara, Negeri para Canga yang siap Memikat Wisatawan

966
0
BAGIKAN
Pesona wisata di Halmahera Utara

TOBELO – Halmahera Utara berjarak 187 kilo meter dari pusat pemerintahan Provinsi Maluku Utara, Kota Sofifi.

Untuk mencapai negeri para CANGA (Raja Laut di Maluku Utara zaman kesultanan) tersebut, harus melewati perjalanan panjang, menyusuri jalan Raya Trans Halmahera, dengan mengendarai atau menumpang kendaraan roda dua atau roda empat.
Baru bisa sampai di pusat pemerintahan Halmahera Utara, yakni Kota Tobelo.

Bagi yang tidak biasa, mungkin perjalanan panjang ini bisa melelahkan. Tetapi kini, perjalanan panjang menuju kota yang terkenal dengan sebutan Hibualamo bisa terobati.

Selain infra strukur jalan yang terbilang cukup bagus, juga kita ditawarkan pemandangan alam yang terbilang menarik.

Sejauh mata memandang, para penikmat wisata akan disuguhkan, pesona pantai yang menawam, berjejer sepanjang Jazirah Kao sampai memasuki Tobelo.

Bak sang puteri menunggu jamahan sang pangeran, begitulah yang bisa digambarkan mengenai pesona perjalanan panjang menuju Tobelo.

Banyak hal mengenai pengembangan pariwisata, yang harus dipoles oleh sang empunya otoritas penuh terkait hal ini.

Menempuh perjalanan kurang dari 4 jam, dari kota Sofifi ibu kota Provinsi Malut, sampailah kita di negeri para leluhur Halmahera (sebutan untuk Tobelo kota adat).

Melepas kepenatan usai menempuh perjalanan panjang, kita akan di suguhkan aneka makanan khas, di tempat makan yang kental dengan khas daerah di sepanjang jalan belakang desa WKO dan Gosoma menuju kantor Bupati Kabupaten Halmahera Utara.

Tercatat, ada beberapa rumah makan diantaranya, Dabiloha danTasuka, yang masing-masing menawarkan kuliner ikan air laut dan air tawar khas Tobelo dan Galela.

Bosan dengan suguhan ikan air laut, para pengunjung bisa mencoba keunikan rasa ikan Nila dan Mujair ala danau Galela.

Puas memanjakan diri dengan sajian makanan citra rasa Tobelo dan Galela, kita bisa beristirahat di Hotel atau penginapan yang terbilang representatif.

Tidak sampai di situ, kita bisa melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata yang mengundang decak kagum banyak orang.

Dari arah bagian selatan, pengunjung akan dihadiahi pemandangan menarik di pantai Kupa-Kupa.

Hamparan putih memanjang, seakan memberikan kita setetes air membasuh penat, karena rutinitas.

Di lokasi wisata ini, ada banyak jajanan dari para penduduk sekitar yang ditawarkan untuk dinikmatu para pengunjung, misalnya pisang goreng mulu bebe dan dabu-dabu khas Tobelo.

Dari bagian selatan, kita berjalan terus ke arah utara kota Tobelo kita berjalan menuju arah utara yakni, pantai di desa Luari.

Disini pengunjung dimanjakan matanya, melihat hamparan laut Halmahera yang membatasi Halmahera Utara, Halmahera Timur dan Pulau Morotai.

Ditemani deburan ombak dan semilir angin laut, mata terpejam seakan pengunjung di bawa pergi ke negeri para dewa.
Masih banyak lagi pesona wisata pantai yang eksotik dan masih di jaga bentuk dan keasliannya, untuk dikunjungi di wilayah Tobelo dan sekitarnya.

Lain dari Tobelo, Galela pun menawarkan hal yang sama. Air panas Mamuya dan Tanjung Bongo, siap menghipnotis mata. (Enol)