Beranda Maluku Utara Imunisasi MR, DKKB Morotai Sudah Capai 54,2 %

Imunisasi MR, DKKB Morotai Sudah Capai 54,2 %

351
0
BAGIKAN
Sahril Adam, Kabid P2P DKKB pulau Morotai.

MOROTAI – Program imunisasi MR yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (DKKB) Kabupaten Pulau Morotai, terhadap anak-anak sekolah, mulai dari TK, SD dan SMP, saat ini sudah mencapai 54’2 persen, atau 10.471 siswa.

“Ini baru tiga kecamatan yang kami lakukan, yakni kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar), kecamatan Morotai Jaya (Morja) dan kecamatan Morotai Utara (Morut). Sementara untuk dua kecamatan, yaitu kecamatan Morsel dan Mortim, itu ada sejumlah sekolah belum sempat dilakukan karena, karena orang tua murid belum menginjinkan untuk dilakukan imunisasi MR,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKKP Pulau Morotai, Sahril Adam, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (7/9).

Menurutnya, hal tersebut kami tidak mengkawatirkan. Pasalnya, sudah ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat melalui surat edaran nomor 33 tahun 2018. Tentang pengunaan vaksin MR.

”Dengan adanya fatwa MUI pusat ini maka kami akan berkordinasi dengan MUI kabupaten, sehingga ketua MUI juga bisa berperan untuk menyampaikan hal tersebut ke pihak sekolah dan pada masyarakat umumnya”, ujarnya.

Tambah dia, “Karena ada beberapa sekolah di kecamatan Morsel dan kecamatan Mortim, salah satunya MTS Daruba, itu bukan pihak sekolah yang tidak mengijinkan, tetapi dari orang tua murid yang belum menginjinkan untuk dilakukan imunisasi MR. Alasan mereka karena katanya vaksin telah mengadung babi, padahal tidak ada, karena vaksin ini juga di akui oleh badan kesehatan dunia, dan program imunisasi MR ini bukan saja dilakukan di Indonesia, namun hal ini juga sebanyak 141 negera yang melakukan,” jelas Kabid.

Sahril juga mengatakan, “Target sasaran imunisasi MR secara keseluruhan itu sebanyak 21.314 jiwa. Sementara untuk sasaran anak sekolah sebanyak 13.740 siswa, dan kami sudah lakukan sebanyak 10.471 siswa, atau 54,2 persen. Olehnya itu, Target yang diberikan oleh Kemenkes kepada kami sebanyak 95 persen ini. Kami bisa mencapai atau melebihi target, karena waktu kami untuk lakukan imunisasi MR itu sampai bulan ini selesai”, tandasnya. (Ical)