Beranda Halmahera Utara Prihatin dengan Gaji 500.000, DPRD akan Ambil Langkah Mengecek Langsung Penerapan Upah...

Prihatin dengan Gaji 500.000, DPRD akan Ambil Langkah Mengecek Langsung Penerapan Upah Minimum Kabupaten

465
0
BAGIKAN

TOBELO – Kecilnya upah dalam mengais rejeki di sejumlah pertokoan di kota Tobelo, menuai reaksi kecaman dari anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara. Salah satunya datang dari Ketua Komisi II, Janlis Kitong.

“Dalam waktu dekat, kita akan turun langsung melihat dan mengecek langsung berapa upah dari para pekerja di toko. Kalau kedapatan masih di bawah Upah Minimum Kabupaten, akan kita tindak pemilik toko tersebut”, jawab Janlis Kitong, ketika dikonfirmasi wartawan persoalan minimnya upah dari para pekerja yang bekerja di beberapa toko.

Dia menyesalkan, jika ada perilaku para pemilik toko, yang menggaji karyawannya dalam batasan ketidakwajaran. Sebab itu, menurut dia, jika kedapatan, maka yang bersangkutan (pemilik toko), sudah tidak layak menaruh mata pencahariannya di Tobelo.

“Kita harus berpikir manusiawi. Apa yang mereka buat dengan gaji 500.000. Sungguh sangat keterlaluan sekali. Kalau membayar dengan gaji standar UMK anda merugi, maka tidak usah lah berusaha di Tobelo”, ketus Ais (sapaan).

Dirinya mengharapkan, ada keseriusan dari pihak Dinas Tenaga Kerja dalam mengontrol dan menindak segala perilaku tidak bijaksana dari para pemilik toko. “Masalah ini harus diseriusi. Biar bagaimana pun, masalah masyarakat adalah masalah kita juga sebagai pemerintah”, harapnya.

Sebelum pergi berlalu dari pertanyaan wartawan, Janlis Kitong berujar, agar pekerja agar sesering mungkin dapat melapor, terkait pembayaran upah yang sangat kecil. “Kalian jangan sungkan-sungkan untuk datang melapor kepada kami. Kami tunggu, jika ada pekerja yang mengalami keluhan persoalan pembayaran gaji yang terlalu kecil di bawah UMK”, ujar Ais. (Enol)