Beranda Komunitas Rakernas IAI 2019, Arsitek Se-Indonesia Kumpul di Ternate

Rakernas IAI 2019, Arsitek Se-Indonesia Kumpul di Ternate

1239
0
BAGIKAN
Ketua Panitia Provinsi Malut dan Ketua Umum IAI

TERNATE – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2019 di Ternate Maluku Utara. Menurut Ichsan Teng, Ketua IAI malut Persiapan Panitia Provinsi sudah dilakukan sejak ditunjuk sebagai tuan rumah hajatan arsitek se-Indonesia ini pada Munas Bandung, September 2018 yang lalu.

“Langkah dan strategi pelaksanaan dilakukan, dengan selalu berkoordinasi dan mengikuti arahan dari Panitia Nasional di Jakarta, untuk merealisasikan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, lancar dan sukses,” jelas Icek, biasa ia disapa.

Lanjutnya, “Rakernas kali ini dianggap spesial karena untuk kedua kalinya dilaksanakan di wilayah indonesia bagian timur, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kupang oleh IAI Provinsi NTT,” tutur Ketua IAI-MU, itu.

Lebih jauh dijelaskan, “Hal lainnya juga karena Rakernas Ternate nantinya, akan membahas berbagai masalah internal dan eksternal organisasi untuk disempurnakan dalam usaha merespon kebutuhan masyarakat, dalam bidang jasa konstruksi Indonesia, khususnya menyangkut jasa profesi Arsitek yang sudah ditetapkan melalui UU Nomor 6/2017 tentang Arsitek”, lanjutnya.

“Beberapa sejawat pengurus dan rombongannya dari IAI provinsi terjauh seperti Sumatera Utara , NAD Aceh dan Perwakilan IAI Singapura telah menyampaikan ketertarikannya untuk hadir di Ternate, karena itu menjadi sebuah kehormatan bagi IAI-MU sebagai tuan rumah untuk melakukan pelayanan terbaik kepada para peserta se-Indonesia, katanya.

Ketua IAI Malut, Ichsan Teng.

Sementara itu, Ketua Umum IAI, Ahmad Djuhara mengatakan, “IAI-MU dipilih sebagai tuan rumah dari 3 calon provinsi yang mengajukan diri, karena telah menyiapkan diri sebelumnya dilihat dari presentasi proposal tuan rumah dan rata-rata adalah arsitek muda yang penuh energi dan semangat, yang meyakinkan kami sehingga mempercayakannya melaksanakan agenda nasional ini di Maluku Utara,” ujar Ahmad.

Menurutnya, agenda arsitek ini murni kegiatan organisasi profesi dan tidak ada muatan politis, karena diadakan pada masa momentum politik bangsa, tetapi hanya berkepentingan untuk membangun pemikiran dan peran serta arsitek dalam pembangunan NKRI sesuai isyarat UU Arsitek.

Ia juga berharap, agar rekan sejawat arsitek di Maluku Utara dapat melaksanakannya dengan hasil yang baik dan berkesan.

Sementara itu Ketua Panitia Provinsi M. Iksan Marsaoly dalam kesempatan terpisah mengatakan, “Kegiatan ini nantinya dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu pertama kegiatan Rakernas sebagai kegiatan utama berskala nasional, bertempat di Hotel Grand Daffam Bela Ternate dan kegiatan yang dinamakan dengan, 1/12 VIRAL ARSITEKMU (1 kali setahun Visi Arsitektural dari ARSITEK Maluku Utara), sebagai realisasi program kerja IAI Maluku Utara,” jelas dia.

Iksan Marsaoly juga menjelaskan, kegiatan 1/12 VIRAL ARSITEK-MU akan dilaksanakan dalam format expo dan mengambil tempat di Kawasan Situs Resident Bridge (jembatan Resident) Ternate yang dimulai tanggal 20 – 24 Februari 2019.

Kegiatan ini akan menyuguhkan beberapa acara seperti Pameran Material Bangunan terkini, Pusaka Kuliner, Panggung Kebudayaan, lomba ketrampilan seni untuk mahasiswa dan anak usia dini, Archibike (sepeda sehat arsitek keliling pulau Ternate), Archidive (arsitek menyelami keindahan isi laut Ternate) dan Diskusi Publik dengan nama Ngopi Bareng Arsitek edisi Spesial mengangkat tema l, “Arsitektur di Kawasan Cincin Api Indonesia”, serta IAI-MU Award yaitu sebuah penghargaan IAI-MU kepada peran serta masyarakat, tokoh, figur dll yang mempengaruhi perkembangan dunia arsitektur di Maluku Utara.

Rencananya Kegiatan Rakernas ini akan dibuka oleh Presiden RI (masih dalam pengajuan/konfirmasi) dan ditutup oleh Menteri PUPR. “Untuk itu saya mengajak seluruh anggota IAI-MU mengambil peran dan berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini sebagai usaha memasyarakatkan profesi arsitek sebagai salah satu elemen penting pembangunan berkeadaban,” tutupnya. (Rls)