Beranda Maluku Utara Kapolda Malut, Pimpin Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Polri

Kapolda Malut, Pimpin Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Polri

578
0
BAGIKAN
Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Naufal Yahya, memimpin Upacara Korps Raport kenaikan pangkat.

TERNATE – Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Naufal Yahya. Memimpin Upacara Korps Raport kenaikan pangkat Perwira, Bintara dan Tamtama Periode 1 Januari 2019 serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri Periode 1 Oktober 2018 Polda Malut yang di pusatkan dilapangan apel Mapolda Malut, Rabu (02/01).

Foto bersama usai upacara kenaikan pangkat di Mapolda Malut

Dalam Upacara kenaikan pangkat, dihadiri Wakapolda Malut Kombes Pol. Lukas Arry Dwiko Utomo, Pejabat Utama (PJU) Polda Malut, Para Pamen dan Pama Polda Malut serta diikuti oleh seluruh peserta Apel yang dinaikkan Pangkatnya setingkat lebih tinggi pada beberapa jenjang kepangkatan Polri,

Kenaikan pangkat dari AKBP ke Kombes Pol sebanyak dua orang yaitu Kombes Pol. Budi Satrijo, Dansat Brimobda Malut Dan Kombes Pol Abrianto Pardede serta Dir Lantas Polda Malut.

Personel Polda Malut yang akan Korps raport kenaikan pangkat baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun PNS Polri Polda Malut sebanyak 551 Personil. Terdiri dari Polda Malut 292 yakni Pamen 4, Pama 5, Bintara 181, Tamtama 1 dan PNS 1 orang, sementara untuk Polres jajaran sebanyak 259 personel terdiri dari Pama 21, Bintara 236, dan PNS 2 orang.

Kapolda Malut Brigjen Pol Naufal Yahya kepada wartawan mengatakan kenaikan pangkat dalam organisasi Polri tidak semata-mata merupakan hak bagi setiap personel Polri yang secara otomatis diberikan begitu saja, namun harus selektif dengan melihat kondite, prestasi kerja, integritas dan moralitas personel, dedikasi yang tinggi terhadap organisasi.

“Kenaikan pangkat merupakan hak bersyarat yang harus memenuhi kewajibannya serta akumulasi prestasi, kredibilitas, dedikasi dan kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi,” kata orang nomor satu di Mapolda Malut itu.

Jenderal bintang satu itu menuturkan, kenaikan oangkat berarti kapasitas kerja juga harus naik, kita tunjukkan bahwa kita memang adalah pilihan.

“Dengan kenaikan pangkat tersebut beban tugas dan tanggung jawab semakin berat karena Pangkat dan Jabatan merupakan Amanah dari Tuhan yang Maha Kuasa, yang bukan hanya harus dipertanggung jawabkan kepada negara, institusi dan pimpinan tetapi juga kepada Tuhan yang Maha Kuasa,” kata Naufal.

Naufal berharap anggota kepolisian bisa menjadi pemicu untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja yang lebih baik dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (Ogan)