Beranda Hukrim Pendaftaran Sekolah Polisi Resmi dibuka

Pendaftaran Sekolah Polisi Resmi dibuka

368
0
BAGIKAN

TERNATE – Polisi Republik Indonesia (Polri) telah membuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) TA 2019 di seluruh Indonesia termasuk di Polda Provinsi Maluku Utara1 (Malut).

Untuk kuota penerimaan secara nasional yakni sebanyak 75 orang, dan Polda Malut mempunyai jatah kuota sebanyak 2 orang.

“Kita buka pendaftaran mulai Selasa 15 Januari 2019 sampai 1 Febuari 2019. Bagi pendaftar bisa juga membuka  web dengan alamat www.penerimaan.polri.go.id,” kata AKBP Hendri Badar, dalam jumpa pers di Mapolda Kamis (17/01).

Hendri menuturkan, untuk persyaratan umum diantaranya, berumur paling rendah 18 tahun, sehat jasmani dan rohani, dan bebas narkoba, tidak sedang terlibat kasus pidana, atau pernah dipidana, bersedia ditempatkan diseluruh Indonesia, sesuai Satker jurusannya.Untuk persyaratan khusus sendiri, mulai dari S2/S2 profesi, S1/S1 profesi, dan Diploma lV.

” Ini rinciannya, S2/S2 Profesi : Kedokteran Forensik, Kedokteran Klinis, Psikologi, Ilmu Agama (Tafsir Hadist). S1/S1 Profesi : Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan,Teknik Informatika, Teknik Ilmu Komputer, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Ekonomi Akutansi, Ekonomi Keuangan, Perpajakan, HI, T. Elektro, Kimia Murni, T. Kimia, Biologi, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi dan atau Teknik Material, Komunikasi, Desain Grafis, Farmasi, Ilmu Kearsipan/Kepustakaan, Ilmu Gizi, Statistik, S1/S2 CPL FLYING SCHOOL, Agama Hindu, Agama Katholik, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Agama ( Tafsir Hadist), Jurnalistik.
D-IV : Ahli Nautika TK III, Ahli Teknika, Manajemen Produksi Media,” tutur Hendri.

Hendri menambahkan, Khusus Prodi Kedokteran : Dokter Forensik dan Klinis menyertakan surat keterangan lulus dari Kepala bagian Program Pendidikan Dokter Spesialis, Dokter Umum Wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Intersip (STSI) dan surat tanda registrasi defenitif.

“Dalam proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya. Olehnya itu sebagai antisipasi adanya pihak luar yang memanfaatkan pelaksanaan penerimaan untuk melakukan tindakan KKN maka proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara objektif, bersih, transparan, akuntabel, humanis dengan target clear and clean,” katanya.

Hendri menegaskan, apabila ditemukan peserta yang menggunakan sponsor atau koneksi dengan cara menghubungi lewat telepon, surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia atau pejabat yang berwenang melalui orang tua, wali, keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi. (Ogan)