Beranda Halmahera Utara Sapi Bantuan Digulirkan Kembali Oleh Kelompok Ternak Desa Sukamaju

Sapi Bantuan Digulirkan Kembali Oleh Kelompok Ternak Desa Sukamaju

440
0
BAGIKAN

TOBELO – Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Halmahera Utara, Daud, SP, Sabtu (17/02) siang tadi, menyaksikan secara langsung acara redistribusi ternak sapi di desa Sukamaju kecamatan Tobelo Barat.

Didampingi Kepala Bidang Peternakan, Lambert Lumamuly, SST, redistribusi atau pengembalian ternak sapi hasil pengembangan bantuan akhir tahun 2015 lalu, diserahkan oleh 5 orang peternak sapi, sebanyak 10 ekor.

“Iya memang benar, dari kelompok di desa ini, ada 5 orang yang hari ini melakukan pengembalian. Masing-masing 2 ekor, jadi semuanya ada 10 ekor,” ucap Lambert memberikan keterangan kepada para wartawan.

Menurut dia, sampai saat ini, sudah ada 90 ekor yang dikembalikan, sebagai bentuk dari program redistribusi ternak sapi. “Tercatat, sudah 90 ekor sapi yang dikembalikan setelah melalui masa pengembangan peternakan,” tambah dia.

Lambert juga berharap, ada komitmen bersama dalam menjalankan program pemerintah ini. Sebab lanjut dia, sapi-sapi yang dikembalikan akan digulirkan kembali kepada masyarakat lain, yang belum pernah menerima bantuan.

“Kita harus menjaga komitmen bersama dalam menjalankan program ini. Sapi-sapi yang dikembalikan, kemudian akan diserahkan kembali kepada orang yang belum dan mengharapkan bantuan dari pemerintah”, ungkap Kepala Bidang Peternakan tersebut kepada para kelompok peternak.

Sementara itu, Kadis Pertanian Daud, SP dalam dialognya dengan warga menghimbau, penting dan perlunya pemahaman tentang program redistribusi ini. Hal ini tambah Daud, agar masyarakat mudah memahami maksud dan tujuan dari pemerintah.

“Pemerintah sifatnya hanya memfasilitasi, masyarakat yang sepenuhnya mengelola. Jadi sikap komitmen bersama sangatlah diperlukan. Hal ini berguna, bagi pengembangan peternakan di desa ini dan Halmahera Utara secara luas. Intinya, sangat penting bagi para peternak untuk memahami program pemerintah dengan tujuan mensejahterakan masyarakat,” jelas Daud.

Tercatat, dari informasi yang diterima, ada 15 orang yang harusnya melakukan pengembalian. “Harusnya ada 15 peternak yang melakukan pengembalian. Tetapi hari ini, baru 5 orang saja. Yang sisanya, nanti diserahkan lagi”, kata salah satu pengurus kelompok peternak. (Enol)