Beranda Maluku Utara Peringati HANI, BNNK Lakukan MoU dengan Pemda, Bandara, dan RSUD Morotai

Peringati HANI, BNNK Lakukan MoU dengan Pemda, Bandara, dan RSUD Morotai

335
0
BAGIKAN
Penandatanganan MoU antara BNNK Morotai, Pemda Morotai, Bandara Morotai, dan RSUD Morotai.

MOROTAI – Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai, Rabu (26/6) bertempat di Hotel Perdana Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan, telah memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2019, yang dihadiri oleh Kadis PMD Morotai, Alexander Wermasubun, Kepala Kesbangpol, Lauhin Goraahe, Dirut RSUD, Yulius Jiscar Crons, Forkompinda, Ketua MUI Morotai, H. Arsad Haya, serta para relawan BNNK Morotai.

Peringatan HANI di Kabupaten Pulau Morotai.

Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut yaitu. Diseminasi informasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) melalui kampanye stop narkoba. Dengan moto, melinial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas.

Sambutan Wakil Presiden, Jusuf Kalla yang dibacakan oleh Asisten I Pulau Morotai, Muhlis Baay mengungkapkan, ”Narkoba apabila tidak ditangani seluruh elemen masyarakat dan mengancam eksistensi bangsa yang berdampak pada rusaknya tatanan sosial serta mengancam ketahanan nasional. Untuk mewujudkan tantangan tersebut diperlukan SMD yang unggul dan tangguh, SDM merupakan penggerak terhadap kesejahteraan dan kemakmuran suatu bangsa dan negara,” ungkap Muhlis.

Sementara, Kepala BNNK Pulau Morotai, AKBP Ahmad Idris, saat dikonfirmasi mengatakan, ”Dengan adanya HANI ini dapat mengingatkan kita semua karena banyaknya korban yang berjatuhan di mana-mana, sehingga di tahun 2019 ini program pemerintah adalah generasi milenial yaitu menuju Indonesia emas. Jadi kita semakin mengantisipasi hukuman melinial menuju indonesia emas,” ucap Ahmad.

Lanjut dia ,”Kami tahu betul bahwa di Morotai itu sangat mudah untuk dilakukan perdagangan narkoba, karena wilayah kita adalah wilayah terluar, makanya kita akan mengantisipasi melalui program pemerintah di tahun 2019 yang melekat di Kesbangpol. Tujuan dari program pemerintah daerah ini agar dapat memperkuat semua di desa, dan memberikan pemahaman (Sosialisasi) kepada masyarakat pesisir, sehingga jangan sampai nelayan-nelayan dengan alasan mencari ikan tuna tetapi barang tersebut ada,” tutur Ahmad.

Dirinya juga mengatakan bahwa, ”Narkoba ini sudah menjadi bisnis bandar-bandar internasional, Seperti yang kalian lihat bahwa masuknya narkoba ini hampir semuanya melalui jalur laut, sehingga kami berharap dengan ada program pemerintah yaitu mengamankan milenial. Maka kedepan nanti yang tadinya daerah ini menjadi sorotan pemerintah pusat karena bebas narkoba. Olehnya itu, peranan kita adalah semua lapisan masyarakat dan termaksud wartawan, marilah kita bersama-sama untuk membesarkan narkoba, dan apabila ada informasi tolong disampaikan kepada kami agar kita menuntaskan peredaran narkoba di pulau morotai ini,” harapan Ahmad.

Usai memperingati HANI, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara BNNK Morotai, Pemda Morotai, Bandara Morotai, dan RSUD Morotai, serta pemberian penghargaan terhadap para relawan BNNK Morotai. (Ical)