Beranda Halmahera Selatan Gempa 7.2 SR, Ratusan Rumah di Kabupaten Halmahera Selatan Dikabarkan Rusak

Gempa 7.2 SR, Ratusan Rumah di Kabupaten Halmahera Selatan Dikabarkan Rusak

840
0
BAGIKAN
Salah satu rumah terdampak gempa di Desa Gane Luar, Kecamatan Ganetimur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.

LABUHA – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,2 guncang Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara,  sekitar pukul 18.10 WIT, lokasi gempa tercatat pada 62 Km Timur Laut Labuha-Malut atau 0,59 LS, 128,06 BT kedalaman 10 Km, itu telah merusak ratusan  rumah penduduk di beberapa kecamatan.

Informasi yang dihimpun wartawan melalui warga setempat, sedikitnya 104 rumah di Desa Ganeluar rusak,  serta di Desa Ranga-ranga Kecamatan Ganetimur Selatan juga mengalami hal yang sama, kurang lebih 100 rumah.

“Di dua desa itu kurang lebih 200 rumah yang mengalami kerusakan parah dan ada korban jiwa,” ungkap Umar Albar, salah satu anggota DPRD Daerah pemilihan Gane Barat Gane Timur, saat melakukan komunikasi bersama warga di dua desa tersebut.

Lanjut, Umar, sejauh ini pihaknya sudah tidak bisa berkomunikasi karena akses jaringan di wilayah dua desa tersebut terputus.

“Laporannya baru dua desa itu, hanya saja belum saat mereka melapor semua, jaringan hilang,” ujarnya.

Sementara di Kecamatan Bacan Timur Tengah, tepatnya di Desa Tabapoma, Desa Tomara, Desa Wayatim juga mengalami hal yang sama, dimana  rumah warga di beberapa desa juga rusak.

“Kurang lebih puluhan rumah sudah rusak, hanya belum bisa dihitung jumlah totalnya karena panik jadi langsung lari,” jelas salah satu warga Desa Tomara, Haldun Samad.

Lanjutnya, dirinya juga melakukan evakuasi bersama kakaknya lantaran rumah kakaknya juga rusak sehingga melakukan pertolongan evakuasi.

“Rumah kakak saya sendiri juga hancur, semua ambruk, kami sudah di gunung di dataran tinggi bersama warga lainnya,” tuturnya.

Sementara Itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, Helmi Surya Botutihe, didampingi Plh Kaban BPBD Halsel, Djalil Evendi, menyampaikan, saat ini pemerintah mengambil langkah siaga satu untuk memantau semua titik pengungsian dan akan melakukan bantuan awal untuk warga.

“Upaya awal kita, pemberian terpal dan makanan,” singkatnya.

Disentil soal informasi warga terkait rusaknya rumah warga di Kecamatan Bacan Timur Tengah dan sekitarnya, serta wilayah Gane Timur dan sekitarnya, pihaknya akan melakukan mobail data disemua titik yang akan di jangkau. (Raja/SS)