Beranda Halmahera Selatan Minggu Ini, Dikbud Buka Barak Sekolah di Pengungsian

Minggu Ini, Dikbud Buka Barak Sekolah di Pengungsian

361
0
BAGIKAN
Senyum anak-anak di salah satu desa terdampak gempa.

LABUHA – Dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengambil langkah cepat membangun barak sekolah di lokasi pengungsian, untuk kebutuhan siswa dalam proses belajar mengajar.

Hal ini, disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikam Dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel, Hj Nurlela Muhammad, saat ditemui di lokasi pantauan Gempa Desa Tabapoma, Kamis, (19/7/19).

“Saat ini kita juga diminta oleh kementerian pendidikan untuk mendata sekolah yang rusak, dan kita sudah upload 56 sekolah yang rusak di 11 kecamatan,” ujarnya.

Olehnya itu, sambil menunggu pembangunan baru ruang kelas belajar, pihaknya memgambil langkah untuk membangun sekolah di pengungsian.

“Yang terpenting sekarang sebelum dibangun sekolah baru yang nyaman. kita latihan sekolah darurat di pengungsian,” ujarnya.

Olehnya, dalam minggu ini juga pihaknya akan mengaktifkan proses belajar mengajar di lokasi pengungsian sekaligus pendampingan.

“Kalau rusak total kita gunakan tenda, kalau yang masih bisa digunakan akan kita gunakan proses belajar mengajar seperti biasa,” terangnya.

Lanjut Hj Lela, begitu ia akrab disapa, untuk tenaga guru sendiri pihaknya sudah membuka relawan guru melalui dinas pendidikan untuk terlibat langsung dalam proses belajar mengajar di lokasi gempa.

“Kurang lebih 11 guru yang sudah mendaftar untuk masuk tenaga pengajar di lokasi gempa,” terangnya.

Sementara itu, kata dia, sampai saat ini belum ada lembaga sosial yang menyumbang guru untuk mengobati trauma healing ( Pemulihan Trauma) bagi anak-anak di lokasi pengungsian, sehingga pihaknya melakukan koordinasi ke BNPB agar membantu menyediakan tenaganya.

“Kita juga berharap, agar teman-teman wartawan, TNI dan polri serta tim lainnya agar membantu kita, untuk melakukan penyembuhan trauma hiling bagi anak-anak,” harapnya. (Raja)