Beranda Maluku Utara BI : Uang Pecahan Yang Kami Edarkan, Maksimal Rp 100 Ribu

BI : Uang Pecahan Yang Kami Edarkan, Maksimal Rp 100 Ribu

825
0
BAGIKAN
Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Maluku Utara (Malut), Yudho Prasetyo.

TERNATE – Maraknya informasi di media sosial terkait dengan uang pecahan Rp 200 ribu sudah mulai diedarkan di masyarakat, Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Maluku Utara (Malut), Yudho Prasetyo yang dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019) menegaskan informasi yang beredar terkait ada uang pecahan Rp 200 ribu itu Hoax, sehingga masyarakat diminta perlu waspada jika ada yang melakukan transaksi dengan pecahan Rp200 ribu. Pasalnya sampai saat ini pecahan yang paling tinggi ya g dikeluarkan oleh Bank Indonesia yaitu Rp 100 ribu.

“Uang pecahan yang kita edarkan yaitu Rp 1000, Rp 2000, Rp 5000, Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu, selain dari itu artinya penipuan,” ucapnya.

Dia juga menghimbau kepada semua masyarakat agar jangan mudah percaya dengan isu bohong, karena sebelum ada pengumuman resmi dari BI, maka dipastikan informasi itu tidak benar. Jika ada program baru dari BI maka akan ditandai dengan launching dan pengumuman resmi dari BI yang menandakan kebenaran dari informasi tersebut.

Lanjut dia, Apabila dalam transaksi ada yang mendapatkan uang pecahan Rp 200 ribu, maka dia tegaskan, itu uang palsu karena tidak dikeluarkan dari BI. Dia juga berharap Kedepan jika ada yang menemukan uang pecahan ini, agar bisa untuk melapor ke pihak berwajib dan jika ada yang sengaja bertransaksi dengan uang tersebut, maka akan berurusan dengan pidana.

“Uang pecahan Rp 200 ribu ini sebenarnya sudah beredar sejak lama tapi BI mendiamkan agar informasi dengan sendirinya akan hilang namun kini balik beredar jika BI keluarkan uang itu dan hal ini dia sangat sayangkan tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa BI telah mengedarkan uang pecahan di Malut untuk kebutuhan natal dan tahun baru. KPw BI Malut telah menyiapkan kebutuhan uang untuk masyarakat. BI perbanyak kas keliling untuk mengedarkan uang di dalam atau luar kota yang ada di Malut.

“Uang layak edar dan uang pecahan kecil sudah disiapkan untuk di edarkan ke masyarakat,” jelasnya. (NT)