Beranda Maluku Utara Tes SKD CPNS Hari Pertama, 48 Peserta Lolos

Tes SKD CPNS Hari Pertama, 48 Peserta Lolos

3241
0
BAGIKAN
Wali Kota Ternate bersama Kakanwil BKN Manado dan Kepala BKPSDM Kota Ternate saat memantau layar monitor peserta tes SKD CPNS. (Foto: Istimewa)

TERNATE – Sebanyak 209 orang peserta mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dilakukan oleh panitia pelaksana tes CPNS Kota Ternate. Tes dilakukan pada Senin (27/1) pukul 08.00 WIT hingga 18.00 WIT di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Ternate, Kelurahan Jati.

Wali Kota Ternate, DR. Hi Burhan Abdurahman saat meninjau langsung jalannya tes mengaku, sudah melihat secara langsung jalannya tes yang begitu transparan, sehingga peserta juga bisa langsung melihat hasil tes.

“Saya sudah pantau semuanya dan semua sudah sesuai prosedurnya,” singkat Wali Kota.

Kepala Kantor Regional Wilayah XI BKN Manado, Wakiran, saat ditemui sejumlah awak media menghimbau kepada seluruh masyarakat calon peserta seleksi untuk tidak terbujuk rayu oleh oknum yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Dirinya mengaku tes CPNS ini menggunakan metode KEK yang begitu transparan, sehingga masyarakat bisa melihat langsung hasilnya.
Lebih lanjut dirinya menekankan kepada seluruh peserta sesuai tata tertib yang telah ditetapkan wajib hadir 60 menit sebelum dimulainya tes.

“Jika terlambat, maka akan dinyatakan gugur, karena sistemnya otomatis,” ujar Wakiran.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kota Ternate, Junus Yau dalam wawancaranya mengaku pada hari pertama tes kali ini sudah ada 48 orang yang lolos dari jumlah peserta sebanyak 209 orang dan 2 diantaranya penyandang disabilitas.

Junus menyebutkan jumlah peserta seharusnya berjumlah 250 peserta hanya saja 41 orang tidak hadir dan 5 orang diantaranya terlambat hadir di lokasi tes.
Dikatakannya, untuk tes kali ini, sistem menggunakan sistem otomatis, jika peserta datang terlambat sebelum 5 menit tes dimulai, maka sistem akan secara otomatis terkunci dan peserta sudah tidak bisa mengikuti tes atau dinyatakan gugur.

“Itu berarti jatah dari pemerintah pusat sudah tidak akan berubah, karena tingkat kelulusan sangat luar biasa,” singkatnya. (NN)