Beranda Halmahera Utara Menteri Pertanian Kunjungi Halmahera Utara

Menteri Pertanian Kunjungi Halmahera Utara

74
0
BAGIKAN
Mentan RI melihat langsung petani di Halut tanam padi.

HALUT – Di tengah Pandemi Covid-19, pangan menjadi salah satu sumber kekuatan negara yang mendasar, untuk itu ketersediaan pangan harus terus ada.

Memastikan hal itu, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, Minggu 04/10 sore, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Halmahera Utara untuk melihat langsung penanaman padi oleh petani di Halmahera Utara.

Menteri yang didampingi Gubernur Maluku Utara beserta lima Dirjennya melihat langsung penanaman padi di Desa Argomulyo, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, oleh Para Petani, di atas lahan seluas 1.821 Hektar.

Menteri Pertanian mengatakan, dalam kunjungannya ini atas perintah Presiden Joko Widodo untuk memastikan Maluku Utara memiliki akselerasi ketersediaan cukup, mengingat pangan menjadi salah satu sumber kekuatan negara yang mendasar, karenanya harus dikawal dengan baik.

“Kita hadir untuk memastikan segalanya berjalan baik. Halmahera Utara adalah daerah yang sangat bagus yang dikaruniai Tuhan. Jaminan pangan dari potensi daerah ini, apalagi di saat covid seperti ini,” ungkap Mentan.

Menteri juga mengatakan, Kabupaten Halmahera Utara mampu menjadi sentra produsen padi di Provinsi Maluku Utara, dan juga Indonesia.

“Halmahera Utara kedepan bisa menjadi sentra produsen padi di Maluku Utara dan juga Indonesia, mengingat lahan tanam di Kabupaten Halamahera Utara ini cukup luas dan memiliki kesuburan tanah, serta cukup air,” tambahnya.

Selain itu, mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu juga berharap pertanian dasar seperti pisang, singkong dan sagu juga bisa dikembangkan.

“Saya berharap petani di Maluku Utara juga bisa mengembangkan pangan mendasar seperti pisang dan singkong, yang keduanya bisa diolah menjadi keripik pisang, papeda,” harap Mentan.

Sementara itu, Maluku Utara sendiri mendapatkan total bantuan senilai 42,41 miliar lebih yang teralokasikan pada sub sektor tanaman pangan, prasarana dan sarana pertanian, perkebunan dan hortikultura.

Sedangkan untuk Kabupaten Halmahera Utara sendiri mendapatkan bantuan sebanyak 9,31 miliar lebih. (HI)